JAKARTA - Garena resmi menutup rangkaian Garena Game Jam 3: Reinvent the Game, sebuah kompetisi pembuatan gim selama 48 jam yang mempertemukan 150 talenta muda Indonesia.
Selama 48 jam, peserta Garena Game Jam 3 ditantang untuk merancang, membangun, dan mempresentasikan gim yang bisa dimainkan lengkap dengan konsep gameplay, aset visual, hingga desain karakter.
Dengan tema “Nothing Works as Expected” sebagai tantangan utama, Garena mendorong peserta untuk mematahkan pola dan aturan yang lazim ditemui dalam pembuatan gim untuk menghasilkan pengalaman bermain yang mengejutkan, kreatif, dan berkesan.
Pada Garena Game Jam tahun ini, para peserta berhasil menghasilkan 37 gim. Seluruh karya dari para peserta berhasil mencuri perhatian para dewan juri dari tim Garena dan perwakilan mitra dan pemerintah yang turut hadir.
Dari 37 gim yang lahir di Garena Game Jam 3, gim Let Meow Out! yang dibuat oleh tim Lelesasa yang berisi mahasiswa dari Universitas Indonesia berhasil menjadi juara. Menariknya tim ini sudah pernah ikut di Garena Game Jam 2 pada 2025 dan berhasil membawa pulang gelar runner-up.
Game Let Meow Out! merupakan gim bergenre puzzle platformer. Gim ini mengajak pemain melintasi berbagai level yang terinspirasi dari gim klasik seperti Tetris, Mario Bros, hingga Street Fighter.
Di sini, pemain ditantang untuk menyelesaikan setiap level permainan dengan cara yang tak terduga dan tidak lazim. Gim ini menjadi juara karena dianggap paling merepresentasikan tema “Nothing Works as Expected” melalui gameplay penuh kejutan dan menghibur.
Menyusul tim Lelesasa, Juara Kedua dan Juara Ketiga Garena Game Jam diraih oleh tim Potentially Functional dari Universitas Indonesia dengan game berjudul Fall Through dan tim Barista dari Institut Teknologi Bandung dengan game berjudul Get Flagged!.
BACA JUGA:
Sementara itu, penghargaan Most Creative Team diberikan kepada Muhammad Daannii, mahasiswa Politeknik Negeri Malang yang berpartisipasi sebagai solo player dengan karya berjudul No Cat Works as Expected.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, mengapresiasi Garena Game Jam sebagai inisiatif strategis yang lebih dari kompetisi.
Menurutnya, sesi mentoring dan checkpoint bersama tim Garena dari Indonesia dan dari luar negeri memberikan nilai tambah yang sangat penting bagi para peserta.
“Di sini, teman-teman mendapatkan mentor dan checkpoint yang bukan hanya dari gim developer, tapi juga dari berbagai peran di industri. Kesempatan seperti ini sangat berharga dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” kata Irene.