Bagikan:

JAKARTA - Canva, platform komunikasi visual all in one terkemuka di dunia, resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk memperkuat literasi digital dan pengembangan talenta kreatif di Indonesia.

Kolaborasi ini menjadi langkah awal kerja sama Komdigi dan Canva dalam mendukung transformasi digital nasional, sejalan dengan visi Indonesia Digital 2045.

Kemitraan tersebut mencakup upaya peningkatan keterampilan desain digital, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekosistem ekonomi kreatif berbasis teknologi.

Country Manager Canva Indonesia Stefani Herlie mengatakan, penandatanganan MoU ini mencerminkan keyakinan bersama bahwa masyarakat yang dibekali dengan perangkat dan pelatihan digital yang tepat mampu mengubah ide menjadi karya nyata serta berkontribusi dalam membangun masa depan digital Indonesia.

“Sejalan dengan visi nasional pemerintah, Canva antusias berkontribusi dalam membangun angkatan kerja yang siap menghadapi masa depan serta ekosistem inovasi yang kuat bagi talenta digital Indonesia,” kata Stefani pada Jumat, 6 Februari.

Lebih jauh, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut kolaborasi ini sebagai kickstart kerja sama Komdigi dengan sektor swasta dalam memperkuat literasi dan kreativitas digital masyarakat.

Meutya menambahkan, kerja sama ini juga sekaligus mendukung tiga prinsip utama pembangunan digital yang dicanangkan Kementerian Komdigi, yakni terhubung, tumbuh, dan terjaga.

Menurutnya, konektivitas digital harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, tanpa mengabaikan aspek keamanan dan nilai sosial budaya.

Sebagai bagian dari kerja sama ini, Canva berkomitmen mendistribusikan 8.000 lisensi Canva Pro secara khusus bagi talenta digital Indonesia.

“Itu adalah hal yang pada saat ini dengan kecanggihan, kecerdasan artifisial, kita juga perlu menguatkan penjagaan kita. Untuk, Memanfaatkan teknologi dengan baik, dan terhindarkan dari hal-hal yang negatif,” tegas Meutya.