JAKARTA - OpenAI resmi menunjuk Dylan Scand sebagai Head of Preparedness OpenAI yang baru, yang akan bertanggung jawab menyiapkan dan memitigasi risiko dari pengembangan model kecerdasan buatan (AI).
Dalam pengumuman di akun X pribadinya @sama, Altman menyatakan bahwa saat ini perusahaan tengah mengembangkan teknologi AI yang sangat canggih, sehingga membutuhkan sistem keamanan yang sepadan.
“Segalanya akan bergerak sangat cepat dan kita akan segera bekerja dengan model-model yang sangat canggih. Hal ini akan membutuhkan pengamanan yang sepadan untuk memastikan kita dapat terus memberikan manfaat yang luar biasa,” kata Altman.
I am extremely excited to welcome @dylanscand to OpenAI as our Head of Preparedness.
Things are about to move quite fast and we will be working with extremely powerful models soon. This will require commensurate safeguards to ensure we can continue to deliver tremendous…
— Sam Altman (@sama) February 3, 2026
Ia menjelaskan, nantinya Dylan Scand akan memimpin upaya OpenAI dalam mengantisipasi serta mengurangi risiko serius yang berpotensi muncul dari pengembangan dan penerapan model AI tingkat lanjut.
Bahkan, CEO OpenAI itu menilai bahwa Scand merupakan kandidat terbaik yang pernah ia temui untuk tanggung jawab tersebut.
“Dia pasti memiliki tugas berat, tetapi saya akan tidur lebih nyenyak malam ini. Saya berharap dapat bekerja sama dengannya secara erat untuk melakukan perubahan yang kita perlukan di seluruh perusahaan kita,” pungkasnya.
Altman juga menyatakan akan bekerja sangat dekat dengan Scand untuk mendorong perubahan yang dibutuhkan di seluruh organisasi.
BACA JUGA:
Scand merupakan mantan karyawan di Anthropic dengan posisi yang sama. Dengan bekerja di perusahaan yang baru, ia menyatakan kesiapannya di OpenAI.
“AI berkembang pesat. Potensi manfaatnya sangat besar—begitu pula risikonya, yaitu kerusakan ekstrem dan bahkan kerusakan yang tidak dapat dipulihkan. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, dan tidak banyak yang bisa dilakukan,” tulis Scand dalam postingan terpisah.