Bagikan:

JAKARTA - Indosat Ooredoo Hutchison berhasil masuk ke dalam daftar 2025 Fortune Best Companies to Work For Southeast Asia, dan menjadi satu-satunya perusahaan telekomunikasi Indonesia yang meraih pengakuan tersebut. 

Dalam perjalanan menjadi AI-Native Telco, Indosat terus mengintegrasikan kecerdasan artifisial (AI) ke pekerjaan sehari-hari untuk memudahkan proses dan meningkatkan produktivitas. 

Kehadiran AI ini dimaksudkan agar bisa menciptakan efisiensi energi, membantu tim sales mengelola stok, hingga memberi rekomendasi karir yang lebih personal.

Tidak lupa, Indosat juga membangun budaya inklusif, di mana semua karyawan dihargai. Di tengah rendahnya partisipasi perempuan di dunia kerja (54%), Indosat menargetkan lebih banyak pemimpin perempuan dan terus memprioritaskan kesejahteraan serta pengembangan karir.

Kesejahteraan didukung Indosat lewat klinik kesehatan, akses psikolog dan layanan mental, komunitas hobi dan olahraga, serta kegiatan sosial. Finansial karyawan diperkuat dengan kompensasi kompetitif, insentif kinerja, dan bantuan untuk momen penting. 

Untuk karir, Indosat menyediakan 400+ pelatihan per tahun dan 25.000 kursus online, membuka peluang peningkatan kompetensi. Program penghargaan internal memastikan setiap kontribusi karyawan dihargai.

“Membangun talenta AI-native di dalam organisasi bukan hanya tentang mempersiapkan perusahaan untuk masa depan, tetapi juga mempersiapkan setiap karyawan untuk masa depan mereka sendiri,” kata President Director and Chief Executive Officer IOH, Vikram Sinha. 

Menurut Vikram, ketika karyawan membangun kecakapan AI, mereka tidak hanya mempercepat hasil bisnis, tetapi juga memperluas relevansi mereka. 

“Membuka jalur karir baru, dan memperkuat kesiapan mereka untuk dunia kerja di mana kolaborasi manusia dan AI menjadi kunci kesuksesan,” tandasnya.