Bagikan:

YOGYAKARTA - Kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama disebut sebagai jaringan. Jaringan merupakan salah satu bagian penting dalam struktur makhluk hidup. Jaringan dapat kita temukan dalam tubuh manusia, hewan, dan tumbuhan.

Adapun cabang ilmu yang mempelajari tentang jaringan disebut dengan histologi. Sedangkan sebutan untuk studi tentang penyakit yang berkaitan dengan jaringan adalah histopatologi. Dalam organisme multiseluler, jaringan merupakan tingkat organisasi.

Dilansir dari laman Science, jaringan menjadi perantara antara sel dan sistem organ. Organ selanjutnya dibuat dengan menggabungkan kelompok fungsional jaringan. Jaringan bekerja secara bersamaan untuk menjalankan serangkaian fungsi tertentu membentuk organ.

Contoh jaringan pada tumbuhan adalah jaringan meristem dan jaringan pembuluh. Sementara itu, contoh jaringan pada hewan antara lain jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot, dan jaringan saraf.

Setiap sel pada suatu organisme mempunyai ukuran yang bervariasi, dan ukuran sel menggambarkan fungsi yang dilakukan sel tersebut.

Semua fungsi hidup organisme bersel satu dijalankan oleh sel tunggal itu sendiri. Sedangkan pada organisme bersel banyak, sel sering kali tidak dapat bekerja sendiri. Setiap sel memiliki ketergantungan kepada sel yang lain. Kerja sama dan interaksi di antara sel ini menyebabkan organisme yang membentuk jaringan ini dapat mempertahankan hidupnya.

Sel-sel organisme multiseluler pada umumnya tidak berfungsi secara independen, tetapi biasanya berhubungan dengan sel-sel lain yang membentuk jaringan.

Secara singkat, jaringan adalah sekelompok sel yang memiliki struktur yang sama dan bertindak bersama-sama untuk melakukan fungsi tertentu. Sebagian besar, jaringan terdiri dari beberapa jenis sel yang mencakup berbagai kebutuhan fungsi jaringan.

Bagaimana Jaringan pada Hewan dan Tumbuhan?

Jaringan Hewan

Jaringan pada hewan terdiri dari sekelompok sel yang digabungkan bersama untuk menjalani fungsi tertentu. Ada empat jenis jaringan pada hewan, dan setiap jenis jaringan mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda. Masing-masing jaringan ini mempunyai struktur dan fungsi biologisnya sendiri yang unik.

Empat jaringan utama pada hewan antara lain jaringan ikat, otot, saraf, dan epitel. Kumpulan jaringan bergabung dalam unit struktural untuk melayani fungsi standar organ. Adapun tujuan utama dari keempat jenis jaringan ini berbeda-beda dan tergantung pada jenis organismenya.

Jaringan Tumbuhan

Jaringan pembuluh pada tumbuhan bertugas untuk mengangkut zat ke seluruh bagian tumbuhan yang berbeda. Pada tumbuhan, jaringan juga terdiri dari sel-sel yang menjalankan fungsi tertentu. Jenis jaringan tumbuhan ini dibedakan menjadi dua, yaitu jaringan meristem dan jaringan permanen. Jaringan meristematik adalah jaringan tumbuhan yang memiliki kemampuan untuk membelah secara aktif sepanjang hidupnya.

Jaringan permanen adalah sekelompok sel yang memiliki kesamaan asal, struktur, dan fungsi serta dikelompokkan menjadi tiga kelompok utama: epidermis, jaringan pengangkut, dan jaringan dasar. Jaringan permanen memiliki fungsi untuk meyimpan makanan dalam bentuk pati, protein, minyak dan lemak. Pada tumbuhan air, jaringan ini berfungsi untuk membantu tumbuhan mengapung. Jaringan inilah yang membentuk tekstur keras pada buah-buahan seperti kacang, kelapa, almond, dll.

Jaringan tumbuhan relatif lebih homogen daripada jaringan hewan. Tumbuhan tidak mempunyai kemampuan lokomosi (berpindah)/bergerak secara aktif seperti halnya hewan. Namun demikian, banyak sel-sel baru terbentuk untuk berbagai jaringan sebagai kompensasi banyaknya sel-sel yang mati, yang menjadi pasif karena berfungsi sebagai sel-sel penyimpan cadangan energi.

Demikianlah penjelasan tentang kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama​​​​​​​​. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.