Bagikan:

JAKARTA – Penjahat siber telah memanfaatkan aplikasi Samsung Members untuk menyebarkan serangan phishing. Tipuan ini dilancarkan melalui akun palsu yang berpura-pura menjadi kanal resmi Samsung. 

Samsung Members merupakan aplikasi resmi Samsung yang menawarkan berbagai fungsi untuk para pengguna Galaxy. Di aplikasi ini, pengguna dapat mengetahui informasi seperti dukungan teknis dan diagnostik perangkat. 

Pengguna juga bisa mendapatkan keuntungan eksklusif seperti diskon. Seharusnya, aplikasi ini aman dari berbagai kejahatan siber, tetapi seorang pengguna dengan username GaryB82 di forum Komunitas Samsung AS berhasil menemukan akun palsu. 

Sebagaimana dilansir dari Android Authority, penipu mengirim pesan yang mengklaim bahwa akun penerima sangat membutuhkan 'verifikasi mendesak'. Pesan tersebut kemudian mengarahkan pengguna untuk mengeklik tautan berbahaya. 

Jika tautannya diketuk, peretas dapat mengakses informasi pribadi pengguna. Penjahat siber ini pun diketahui memeras korban dengan menyertakan ancaman denda sebesar 500 dolar AS (Rp8,3 juta) jika korban tidak mematuhi instruksi dalam 24 jam. 

Penipuan serupa juga dilaporkan oleh pengguna bernama Paurav di forum Komunitas Samsung Eropa. Ini menunjukkan bahwa serangan tak hanya terjadi di AS, tetapi juga di beberapa wilayah lainnya. 

Meskipun berasal dari dua akun yang berbeda, isi pesan penipuannya hampir sama dan memiliki tata bahasa yang buruk. Pesan itu memiliki subjek yang kurang profesional seperti 'URGENT Account Verification Notice for Samsung'. 

Para penjahat siber ini juga merujuk pada undang-undang fiktif untuk memperkuat tipuannya. Mereka mengacu pada Undang-Undang Internasional No. S67 EU-DIG-ID-2025 yang sama sekali tidak ada.