JAKARTA – Apple telah meluncurkan Sistem Operasi (OS) terbarunya pada Senin, 3 November ke sejumlah perangkat yang kompatibel. Beberapa OS yang baru diluncurkan adalah iOS 26.1 dan iPadOS 26.1.
Pembaruan ini tidak menyertakan fitur besar, tetapi fokus pada keamanan. Perusahaan tersebut meluncurkan setidaknya perbaikan untuk 50 masalah serius di berbagai aspek. Catatan rilis lengkapnya sudah diterbitkan.
Daftar keamanan ini mencakup isu-isu kritis di berbagai layanan dan aplikasi inti Apple. Kerentanan yang diperbaiki ditemukan di fitur-fitur penting seperti Akun Apple, Foto, Safari, dan bahkan modul internal sistem operasi.
Salah satu yang diperbaiki adalah masalah yang menyebabkan fitur Stolen Device Protection dapat dinonaktifkan secara tidak sengaja. Selain itu, Apple juga mengatasi bug pada WebKit yang berpotensi memantau keystrokes tanpa izin dari pengguna.
Kerentanan ini telah diatasi dengan pemeriksaan yang ditingkatkan. Beberapa perbaikan yang diluncurkan juga berfokus pada masalah privasi yang memungkinkan aplikasi berbahaya mengambil screenshot informasi sensitif dalam tampilan tertanam.
BACA JUGA:
Masalah izin dan kerentanan sandbox yang memungkinkan aplikasi keluar dari batas keamanannya juga diatasi. Masalah lainnya yang diperbaiki adalah aplikasi yang dapat mengidentifikasi aplikasi apa saja yang telah diinstal oleh pengguna.
Apple juga mengatasi masalah pada Mobile File Integrity yang memungkinkan aplikasi mengakses data pengguna yang dilindungi. Perbaikan ini dilakukan dengan peningkatan validasi symlink untuk memperkuat perlindungan data.
Kerentanan lain yang diatasi adalah masalah pada Apple Neural Engine dan Kernel, di mana aplikasi dapat menyebabkan penghentian sistem yang tidak terduga atau kerusakan memori kernel. Perbaikan ini dilakukan melalui penanganan memori yang lebih baik.