Bagikan:

JAKARTA - Google mengumumkan kerja sama terbarunya dengan United Service Organizations (USO), untuk meluncurkan program percontohan yang didukung oleh Google Beam. 

Google Beam merupakan platform komunikasi video 3D bertenaga AI, yang merupakan perkembangan dari proyek Starline, sebuah proyek riset dengan tujuan ambisius Google untuk mendefinisikan ulang komunikasi video. 

Melalui kerja sama dengan USO, Google akan menghadirkan Google Beam ke pusat-pusat USO di Amerika Serikat (AS) dan di seluruh dunia mulai tahun depan. 

“Melalui program percontohan kami, anggota militer yang ditempatkan akan memiliki kesempatan untuk merasa lebih dekat dengan keluarga mereka, baik di momen-momen besar maupun kecil,” kata Manajer Umum, Google Andrew Nartker di blog resminya.

Platform Google Beam akan menggunakan AI untuk mengaktifkan perangkat generasi baru yang membantu orang membuat koneksi yang bermakna, di mana pun mereka berada.

Model video volumetrik AI canggih Google akan membuat panggilan tampak sepenuhnya 3D dari perspektif mana pun. Model ini mengubah aliran video 2D standar menjadi pengalaman 3D yang lebih realistis.

Google Beam dibangun di atas kekuatan dan skala Google Cloud, dipadukan dengan AI Google, yang kemudian menciptakan kesan dimensionalitas dan kedalaman yang mendalam. 

“Inilah yang memungkinkan Anda melakukan kontak mata, membaca isyarat halus, dan membangun pemahaman serta kepercayaan seolah-olah Anda sedang bertatap muka,” tulis Google.