JAKARTA - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mengumumkan bahwa mereka telah mengimplementasikan registrasi SIM Card dengan metode biometrik, face recognition.
Perusahaan mengatakan, layanan face registration masih bersifat opsional bagi pelanggan. Melalui sistem biometrik yang terhubung dengan database kependudukan nasional, proses verifikasi dilakukan secara otomatis untuk memastikan akurasi data.
Inisiatif ini merupakan bentuk dukungan XLSMART terhadap program pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional, sekaligus meningkatkan keamanan data pelanggan.
XLSMART juga berharap regulasi resmi terkait registrasi biometrik dari Kementerian Komunikasi dan Digital dapat segera dirilis, sehingga implementasi ini dapat berjalan lebih terarah, konsisten, dan memberikan kepastian bagi seluruh pelaku industri.
Kebijakan registrasi kartu SIM dengan menggunakan teknologi biometrik ini sendiri diterapkan oleh pemerintah melalui Komdigi, sebagai bagian dari upaya menjaga ruang digital Indonesia tetap aman, bersih, dan bertanggung jawab, di tengah pesatnya pertumbuhan pengguna layanan komunikasi.
Untuk pelanggan XL dan AXIS dapat memanfaatkan layanan ini melalui situs registrasi.xl.co.id, sementara untuk pelanggan SMARTFREN dapat mengakses melalui http://smartfren.com/activation.
Dengan penerapan ini, XLSMART memperkuat standar Know Your Customer (KYC) di industri, mempercepat proses registrasi, meningkatkan akurasi, serta meminimalkan risiko penipuan identitas dan penyalahgunaan data.
BACA JUGA:
Pada April 2025, Presiden Direktur & CEO XL Axiata—sebelum merger dengan Smartfren, Rajeev Sethi, juga telah menyatakan kesiapannya dalam mengadopsi inovasi tersebut, demi dapat menghadirkan layanan yang lebih aman, efisien, dan terpercaya bagi pelanggan.
“ini merupakan bentuk dukungan XL Axiata terhadap visi pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional, sekaligus meningkatkan keamanan data pelanggan melalui teknologi biometrik terkini,” ujar Rajeev dalam pernyataan resminya pada Sabtu, 12 April.