JAKARTA - Kaspersky mengumumkan peluncuran modul External Attack Surface (Permukaan Serangan Eksternal) terbaru dalam layanan Digital Footprint Intelligence (DFI), yang tersedia langsung di portal Threat Intelligence.
Peningkatan ini memperkenalkan kapabilitas External Attack Surface Management (EASM), yang memberikan tim keamanan visibilitas dan kendali yang mereka butuhkan untuk tetap unggul dari kriminal siber dengan pemantauan berkelanjutan dan mengamankan perimeter eksternal organisasi mereka.
Modul terbaru bisa membantu mengatasi tantangan serangan siber dengan memantau infrastruktur yang terekspos, mendeteksi kerentanan, serta memberikan penilaian risiko untuk memandu langkah remediasi.
“Dengan modul External Attack Surface, kami tidak hanya memberikan mereka visibilitas tentang apa yang dapat dilihat penyerang tetapi juga rekomendasi untuk mengurangi paparan dan merespon secara efektif,” uhar Yuliya Novikova, Head of Digital Footprint Intelligence di Kaspersky.
Selain itu, modul ini juga memproses dan menyimpan data historis, memungkinkan tim untuk melacak perubahan, menyelidiki insiden secara retrospektif, dan mendapatkan wawasan tentang dinamika keseluruhan postur keamanan mereka.
BACA JUGA:
Data dikumpulkan dari beberapa mesin pencari khusus, memaksimalkan visibilitas di seluruh host dan layanan. Setiap masalah yang ditemukan dilengkapi dengan deskripsi terperinci dan mitigasi yang direkomendasikan, membantu organisasi bergerak cepat dari tahap deteksi hingga penyelesaian.
“Dengan memperkaya DFI dengan fungsionalitas EASM, kami terus memperluas cakupan portofolio Threat Intelligence kami dan menghadirkan sinergi lintas produk yang memberdayakan tim keamanan dengan wawasan lebih mendalam, investigasi lebih cepat, dan pertahanan siber yang lebih tangguh,” pungkas Yuliya.