Bagikan:

YOGYAKARTA – Ookla, perusahaan teknologi global pembuat aplikasi dan layanan pengujian internet Speedtest, membagikan laporan Speedtest Global Index edisi Agustus 2025 yang memuat peringkat berbagai negara berdasarkan kecepatan rata-rata. Dalam index ini juga terdapat peringkat internet Asia Tenggara, baik internet mobile maupun fix broadband. Lantas di nomor berapa peringkat internet Indonesia?

Peringkat Internet Asia Tenggara

Berdasarkan laporan Speedtest Global Index by Ookla, berikut peringkat kecepatan internet mobile di kawasan Asia Tenggara per Agustus 2025:

  1. Brunei Darussalam 185,54 Mbps (peringkat 11)
  2. Singapura 159,10Mbps (peringkat 15)
  3. Malaysia 156,55 Mbps (peringkat 17)
  4. Vietnam 148,64 Mbps (peringkat 19)
  5. Thailand 112,71 Mbps (peringkat 37)
  6. Filipina (60,21 Mbps (peringkat 63)
  7. Kamboja 52,98Mbps (peringkat 76)
  8. Laos 42,24 Mbps (peringkat 84)
  9. Indonesia 41,24 Mbps (peringkat 87)

Dalam laporan ini, diketahui bahwa rata-rata kecepatan internet Asia Tenggara untuk download di kategori mobile internet mencapai 91,79 Mbps, upload 13,50 Mbps, dan latensi 25 ms.

Sementara peringkat internet Fixed Broadbad untuk Asia Tenggara per Agustus 2025, yakni:

  1. Singapura 393,15 Mbps (peringkat 1)
  2. Thailand 252,97 Mbps (peringkat 11)
  3. Vietnam 232,75 Mbps (peringkat 19)
  4. Malaysia 148,51 Mbps (peringkat 40)
  5. Filipina 108,44 Mbps (peringkat 54)
  6. Brunei Darussalam 80,79Mbps (peringkat 85)
  7. Kamboja 48,50 Mbps (peringkat 106)
  8. Laos 45,45 Mbps (peringkat 111)
  9. Indonesia 35,96 Mbps (peringkat 120)
  10. Myanmar 24,65 Mbps (peringkat 132)

Dari laporan Speedtest untuk internet Fixed Broadband, rata-rata kecepatan internet untuk download menyentuh di angka 103,09 Mbps, kecepatan internet upload 56,75 Mbps, dan latensi 8 ms.

Kecepatan Internet Indonesia Paling Lelet di Asia Tenggara

Menurut laporan Speedtest Global Index 2025, kecepatan internet mobile Indonesia menjadi salah satu yang terlambat di Asia Tenggara, bahkan peringkatnya berada di bawah Laos dan Myanmar.

Merujuk laporan tersebut, rata-rata internet Indonesia adalah 45,01 Mbps. Sedangkan untuk kecepatan upload 16,02 Mbps dan latensi 22 ms.

Meski begitu, Speedtest mencatat ada sedikit peningkatan peringkat dari laporan sebelumnya, di mana Indonesia naik tiga peringkat.

Sementara dalam kategori internet fixed broadband yang menjadi fokus pengembangan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Indonesia turun satu peringkat, namun poisinya masih berada di atas Myanmar.

Demikian informasi tentang peringkat internet Asia Tenggara. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID.