JAKARTA – Banyak orang yang ragu untuk membeli ponsel Pixel hanya karena satu masalah, yaitu baterai. Hal ini tidak mengejutkan karena ponsel ini memiliki banyak riwayat buruk mengenai komponen tersebut.
Meski Pixel memiliki kamera yang jernih, bahkan tak jarang dibandingkan dengan iPhone, dan fitur Kecerdasan Buatan (AI) yang canggih, baterai perangkat ini cukup mengkhawatirkan. Selama beberapa tahun, ponsel ini memiliki banyak masalah pembengkakan baterai.
Melansir dari Android Police, masalah ini pertama kali muncul pada Pixel 4a. Beberapa laporan dari pengguna menunjukkan tampilan baterai ponsel mereka yang membengkak. Saking bengkaknya, baterai tersebut mendorong penutup belakang keluar.
BACA JUGA:
Akibatnya, Komisi Persaingan dan Konsumen Australia (ACCC) mengeluarkan penarikan kembali untuk perangkat ini. Namun, Google tak melakukan hal serupa. Mereka hanya mengeluarkan pembaruan perangkat lunak untuk mengurangi kecepatan pengisian daya.
Bukannya teratasi, laporan pembengkakan baterai justru terus berlanjut. Perusahaan akhirnya menawarkan penggantian baterai gratis atau kredit toko sebagai kompensasi. Anehnya, masalah seperti ini kembali terulang pada Pixel 6a.
Banyak pengguna yang melaporkan masalah baterai bengkak. Tak sampai di situ, beberapa ponsel juga dilaporkan terbakar, baik saat diisi dayanya maupun tidak. Masalah ini jauh lebih mengkhawatirkan daripada kasus di berbagai ponsel Pixel 4a.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Google kembali mengeluarkan pembaruan wajib untuk membatasi pengisian daya. Sayangnya, pembaruan itu lagi-lagi tidak berhasil. Seperti yang sudah pernah terjadi, laporan insiden semakin banyak bermunculan.
Lagi-lagi, Google menawarkan perbaikan dan kompensasi serupa seperti pada Pixel 4a. Pixel 7a, Pixel 7, dan Pixel 7 Pro juga mengalami masalah baterai yang serupa. Meskipun tidak ada penarikan resmi, banyak keluhan pengguna yang muncul.
Jika dibandingkan dengan Samsung, respons perusahaan tersebut masih jauh lebih baik dalam menangani masalah pembengkakan baterai. Galaxy Note 7 sempat menghadapi kasus yang sama di masa lalu, tetapi Samsung bertindak cepat dengan melakukan penarikan massal.
Ini menunjukkan bahwa Samsung bertanggung jawab penuh atas perangkat yang mereka kembangkan. Meski Google juga berupaya mengatasi masalahnya, tindakan Google masih kurang efisien dan cenderung pasif.