Bagikan:

JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan pemerintah Uni Emirat Arab (UEA), meluncurkan program bersama untuk mencetak 10 juta talenta coder dalam tiga tahun ke depan. 

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Indonesia dengan UEA di bidang digital. 

“Hari ini kita launching kerja sama untuk memperkuat kapasitas digital talent, terutama program literasi digital dengan mendidik 10 juta coders untuk generasi muda Indonesia. Ini akan dilakukan selama tiga tahun ke depan,” kata Nezar dalam pernyataannya. 

Melalui program ini, ia berharap mampu meningkatkan kemampuan dan kapasitas talenta-talenta muda nasional, bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga pencipta teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI). 

“Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat talenta digital nasional agar tidak hanya sebagai pengguna, tapi diharapkan dapat meningkat menjadi developers teknologi baru seperti artificial intelligence (AI),” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Urusan Kabinet UEA untuk Daya Saing dan Pertukaran Pengetahuan, Abdulla Nasser Lootah, menekankan bahwa program 10 juta coder ini merupakan tonggak besar dalam kerja sama kedua negara.

Abdulla menyatakan bahwa dari banyaknya kerja sama UEA dengan berbagai negara lain, program 10 juta coder ini merupakan program terbesar mereka. 

Ia menilai program coding ini akan membuka peluang besar bagi generasi muda Indonesia untuk mengembangkan aplikasi, membangun karier digital, dan bersaing di tingkat global

Selain pengembangan talenta, kerja sama Indonesia–UEA juga mencakup pertukaran pengalaman dalam transformasi layanan pemerintahan. 

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+