Bagikan:

JAKARTA  – Emulator Nintendo Switch bernama Eden kini resmi tersedia di Google Play Store. Kehadiran Eden di platform resmi Google ini menjadi sorotan karena membuka akses lebih luas bagi pengguna Android untuk mencoba emulator Switch yang tengah naik daun tersebut.

Tim pengembang Eden mengonfirmasi lewat Discord bahwa listing aplikasi di Play Store adalah “legit, sepenuhnya dimiliki dan diterbitkan oleh kami.” Namun, versi yang tersedia saat ini masih merupakan rilisan lama. Sementara update terbaru, versi 0.0.3 yang diluncurkan Jumat 12 September, masih menunggu persetujuan dari Google.

Versi 0.0.3 sendiri membawa sejumlah perbaikan bug, peningkatan performa, integrasi dengan EmuReady, serta dukungan untuk game terbaru Hollow Knight: Silksong.

Eden merupakan fork dari Yuzu, salah satu emulator Switch paling populer yang ditutup Nintendo pada 2024. Setelah Yuzu dihentikan, kode sumbernya yang bersifat open-source tetap tersedia, memungkinkan developer lain melanjutkan pengembangannya. Dari situlah Eden lahir, setelah beberapa developer yang sempat mengerjakan fork lain, Citron, memutuskan membentuk tim baru.

Walaupun masih dalam tahap awal, Eden dianggap sebagai salah satu proyek emulator Switch paling menjanjikan untuk Android. Dengan hadir di Play Store, visibilitas Eden semakin meningkat. Namun, langkah ini juga berpotensi memicu perhatian Nintendo yang dikenal ketat dalam melindungi hak cipta gim dan konsolnya.

Eden dapat diunduh oleh perangkat Android 11 atau lebih baru melalui Google Play Store.