Bagikan:

JAKARTA - Chip flagship terbaru dari Qualcomm dilaporkan memecahkan rekor dengan skor AnTuTu lebih dari 4 juta. Meski nama chip ini masih menjadi topik diskusi—bisa jadi Snapdragon 8 Elite Gen 2 atau Snapdragon 8 Gen 5—versi khusus "for Galaxy" dengan inti prime yang lebih cepat dikabarkan akan digunakan pada seri Galaxy S26. Chip baru ini dijadwalkan meluncur pada Snapdragon Summit tanggal 23 September.

Chip flagship baru Qualcomm sedang menjadi sorotan. Bocoran menunjukkan performa mengesankan, meski penamaannya masih membingungkan. Awalnya, chip ini diperkirakan akan dinamakan Snapdragon 8 Elite 2, sebagai penerus logis dari Snapdragon 8 Elite. Namun, menurut laporan terbaru dari Digital Chat Station di Weibo, chip dengan kode nama SM8850 ini mungkin akan dinamakan Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5.

Penamaan ini cukup membingungkan. Qualcomm dikenal menyulitkan konvensi penamaan pada lini kelas menengahnya, dan kini tampaknya kerumitan ini merambah ke seri flagship. Nama "Snapdragon 8 Gen 5" awalnya diperkirakan untuk chip "sub-flagship" yang kurang bertenaga. Jadi, laporan terbaru ini benar-benar mengejutkan. Kejelasan nama diharapkan akan terungkap pada acara Snapdragon Summit mendatang.

Skor AnTuTu Tembus 4 Juta

Terlepas dari kebingungan penamaan, performa chip ini sudah terlihat menjanjikan. Menurut sumber yang sama, chip ini—entah dinamakan Snapdragon 8 Elite 2 atau Snapdragon 8 Gen 5—mampu mencetak skor lebih dari 4 juta di benchmark AnTuTu.

Angka ini menjadikannya salah satu prosesor mobile terkuat yang pernah ada. Sebagai perbandingan, chip flagship kelas atas saat ini biasanya mencetak skor antara 2,5 hingga 3 juta, sehingga Qualcomm tampaknya mengincar lompatan performa besar dibandingkan pesaingnya.

Versi standar chip ini dikabarkan memiliki konfigurasi CPU yang sangat kuat, dengan 2 inti "Prime" berkecepatan 4,61GHz dan enam inti performa tinggi berkecepatan 3,63GHz. Chip ini juga dilengkapi GPU Adreno 840 yang bertenaga untuk grafis gaming mobile yang memukau dan tugas-tugas AI tingkat lanjut.

Skor AnTuTu adalah hasil pengukuran performa perangkat elektronik, terutama smartphone dan tablet, menggunakan aplikasi benchmark AnTuTu. Aplikasi ini menguji berbagai aspek performa perangkat, termasuk:

  1. CPU: Mengukur kemampuan pemrosesan inti prosesor.
  2. GPU: Menguji performa grafis, penting untuk gaming dan aplikasi berat grafis.
  3. Memori: Menilai kecepatan RAM dan penyimpanan internal.
  4. UX (User Experience): Mengukur responsivitas antarmuka pengguna, seperti kecepatan membuka aplikasi atau multitasking.

Skor AnTuTu dihitung dengan menggabungkan hasil dari pengujian ini, memberikan angka total yang mencerminkan performa keseluruhan perangkat. Semakin tinggi skornya, semakin kuat performa perangkat tersebut. Misalnya,  Qualcomm Snapdragon 8 Elite 2 mencetak skor lebih dari 4 juta, menunjukkan performa jauh di atas rata-rata chip flagship saat ini yang biasanya berada di kisaran 2,5-3 juta.

Skor ini sering digunakan untuk membandingkan performa antar perangkat atau chip, meskipun hasilnya tidak selalu mencerminkan pengalaman pengguna sehari-hari secara langsung, karena faktor seperti optimasi perangkat lunak juga berperan penting

Varian Khusus "for Galaxy"

Qualcomm melanjutkan kemitraannya dengan Samsung untuk menghadirkan varian khusus chip ini, yang disebut "for Galaxy", eksklusif untuk seri Galaxy S26. Varian ini memiliki inti Prime dengan kecepatan lebih tinggi, yaitu 4,74GHz, memberikan keunggulan performa sementara untuk Samsung. Laporan menyebutkan bahwa setelah periode eksklusivitas, versi yang ditingkatkan ini akan tersedia untuk produsen smartphone lain.

Semua detail akan terungkap pada hari pertama Snapdragon Summit 2025, yang dijadwalkan pada 23 September. Hingga saat itu, nama chip flagship terbaru Qualcomm tampaknya masih menjadi rahasia terbesar perusahaan ini.