JAKARTA - Pengusaha sekaligus miliarder Elon Musk mengatakan bahwa perusahaan kecerdasaan buatannya, xAI, akan mengambil langkah hukum terhadap raksasa teknologi Apple.
Tuduhan ini muncul setelah xAI menilai Apple bertindak dengan cara yang membuat perusahaan AI mana pun, selain OpenAI, mustahil meraih peringkat teratas di App Store.
Melalui pernyataan yang dibagikan di media sosial X, Musk menyebut bahwa tindakan Apple tersebut sebagai pelanggaran antimonopoli yang jelas.
Apple is behaving in a manner that makes it impossible for any AI company besides OpenAI to reach #1 in the App Store, which is an unequivocal antitrust violation.
xAI will take immediate legal action.
— Elon Musk (@elonmusk) August 12, 2025
“Apple bertindak dengan cara yang membuat perusahaan AI mana pun, selain OpenAI, mustahil untuk mencapai peringkat #1 di App Store, yang merupakan pelanggaran antimonopoli yang jelas. xAI akan segera mengambil tindakan hukum,” tulis Musk.
Meski demikian, Musk tidak memberikan bukti untuk mendukung klaimnya. Hingga saat ini, pihak Apple, OpenAI, dan xAI belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus tersebut.
Baru-baru ini, Musk juga telah mengumumkan rencananya untuk penambahan iklan ke dalam balasan Grok. Hingga saat ini, Grok masih terintegrasi ke dalam X dan tak sedikit pengguna yang menggunakan chatbot berbasis AI tersebut.
BACA JUGA:
Rencana ini disampaikan saat Musk menghadiri sebuah diskusi secara langsung pada Rabu, 6 Agustus 2025. Meski X mengungkapkan peningkatan pada bisnis iklannya selama beberapa waktu terakhir, platform tersebut masih kesulitan.
Penambahan iklan ini diklaim akan menguntungkan xAI. Musk mengatakan, selama ini timnya hanya fokus meningkatkan keakuratan dan kecerdasan Grok. Kini, mereka akan mulai fokus pada peningkatan pendapatan di model AI tersebut.