Bagikan:

JAKARTA - Anthropic mengumumkan bahwa sekarang chatbot AI-nya,  Claude, memiliki kemampuan untuk mengingat percakapan sebelumnya, namun secara selektif. 

Artinya, Anda hanya bisa menggunakan fitur ini ketika Anda secara khusus memintanya. Dengan demikian, privasi Anda akan tetap terjaga. 

Melalui sebuah video yang diunggah di YouTube, fitur ini akan memungkinkan pengguna untuk melanjutkan proyek yang sempat terhenti atau menanyakan kembali detail dari sesi riset sebelumnya tanpa harus mengulang penjelasan. 

Namun, Claude tidak akan otomatis memanggil riwayat obrolan, dan memori tersebut juga bersifat spesifik pada ruang kerja atau proyek tertentu.

Pendekatan ini sedikit berbeda dengan ChatGPT milik OpenAI, yang sejak April lalu secara otomatis menyimpan semua percakapan dan memanfaatkannya untuk mempersonalisasi jawaban di interaksi selanjutnya. 

Belum lama ini, Anthropic mengumumkan telah mengambil tindakan tegas untuk membatasi akses OpenAI ke model Claude. Hal ini dilakukan agar OpenAI tidak memanfaatkan Claude secara tidak sah.

Melansir dari laporan Wired, sumber yang mengetahui persoalan ini mengatakan bahwa OpenAI telah menghubungkan Claude ke alat internalnya. Padahal, tindakan ini melanggar ketentuan layanan yang disediakan Anthropic. 

Anthropic mengatakan bahwa staf teknis OpenAI pun telah menggunakan alat pengkodean mereka sebelum GPT-5 diluncurkan. 

Tindakan ini diklaim sebagai bentuk pelanggaran karena Anthropic melarang penggunaan Claude untuk mengembangkan model AI.

Meski akses OpenAI dibatasi, Anthropic memberikan keringanan dengan tidak memutus seluruh akses ke Claude, agar OpenAI tetap dapat mengevaluasi dan membandingkan keamanan AI-nya.