Bagikan:

JAKARTA – Meta diam-diam mengakuisisi WaveForms, perusahaan rintisan yang fokus pada teknologi suara berbasis kecerdasan buatan (AI). Meski akuisisinya sudah terungkap, tidak diketahui berapa nilainya.

Ini bukan akuisisi pertama yang dilakukan Meta tahun ini. Pada Juli 2025, perusahaan yang menaungi Instagram dan Facebook itu mengakuisisi startup audio bernama PlayAI. Kedua akuisisi ini dilakukan untuk memperkuat unit Superintelligence Labs.

WaveForms merupakan perusahaan yang masih terbilang baru karena berdiri sekitar delapan bulan lalu. Belum lama ini, perusahaan tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar 40 juta dolar AS (Rp650 miliar) sehingga nilai perusahaannya menjadi 160 juta dolar AS (Rp2,6 triliun).

Setelah diakuisi oleh Meta, perusahaan ini mengalami banyak perubahan. Dua pendiri WaveForms, Alexis Conneau dan Coralie Lemaitre, diketahui telah bergabung dengan Meta. Namun, belum diketahui apakah sejumlah staf WaveForms juga bergabung dengan Meta.

Berdasarkan pantauan TechCrunch, WaveForms telah menutup situs webnya sendiri, tetapi tidak dengan halaman LinkedIn-nya. Di platform tersebut, WaveForms masih menjelaskan tentang misi perusahaannya.

Saat ini, WaveForms tengah berupaya menyelesaikan 'Tes Turing Ucapan' yang dapat mengukur kemampuan pendengaran. Tes ini dilakukan untuk membedakan ucapan yang berasal dari suara manusia dan buatan AI.

Selain itu, WaveForms juga tengah mengembangkan 'Kecerdasan Umum Emosional'. Teknologi ini dikembangkan dengan fokus pada kesadaran dan pengelolaan diri secara individu. Belum jelas untuk apa teknologi ini dikembangkan.