Bagikan:

JAKARTA – Google mengumumkan fitur baru di Gemini. Chatbot berbasis Kecerdasan Buatan (AI) tersebut kini menawarkan fitur bernama Guided Learning bagi para pelajar atau orang-orang yang ingin belajar.

Peluncuran fitur ini diumumkan langsung oleh Stuart Miller, Head of Marketing APAC Google for Education, saat mengungkapkan upaya mereka dalam mendorong program Gemini for Education. 

"Hari ini, kami bangga memperkenalkan fitur Gemini baru yang bernama Guided Learning," kata Stuart pada Kamis, 8 Agustus. "Ini bukan hanya alat penelitian, ini adalah alat berpikir. Guided Learning (akan) mengambil masalah, konsep, atau topik yang sulit untuk dibahas secara detail."

Fitur baru ini akan terletak di kotak pengetikan prompt, tepatnya di antara menu Deep Research dan Canvas. Jika pengguna mengaktifkan fitur tersebut, pertanyaan sederhana pun akan dijawab secara detail dengan tahapan yang dibutuhkan.

Lebih lengkap prompt yang diajukan, pengguna akan mendapatkan respons yang lebih detail. Guided Learning akan menyediakan respons multimoda, mulai dari teks standar, gambar, diagram, video, hingga kuis interaktif.

Dalam laporan terbaru yang Google bagikan, Guided Learning dikembangkan berdasarkan hasil riset dan kemitraan selama bertahun-tahun dengan para pendidik dan pakar. Riset ini diawali pada 2022 lalu dengan pembentukan tim lintas disiplin.

Tim tersebut terdiri dari pakar AI, ahli saraf, dan ilmuwan kognitif. Dengan berbagai wawasan yang dikumpulkan selama beberapa tahun, Google pun membuat LearnLM untuk kebutuhan pendidikan. Kemampuan tersebut mulai ditanamkan ke dalam Gemini 2.5.

Guided Learning juga dilandasi oleh kekhawatiran para pendidik. Sejak munculnya AI, banyak pihak yang khawatir bahwa pelajar cenderung memiliki pemahaman yang singkat. Oleh karena itu, Google meluncurkan fitur ini untuk mendorong penggunanya berpikir secara kritis.