Bagikan:

JAKARTA - Nvidia mencatatkan kapitalisasi pasar sebesar 4 triliun dolar AS (Rp65 kuadriliun) pada Rabu, 9 Juli. Ini menjadikannya perusahaan publik pertama di dunia yang mencapai tonggak sejarah ini dan memperkuat posisinya sebagai salah satu saham favorit di Wall Street.

Saham perusahaan desain chip terkemuka ini naik hingga 2,4% menjadi 164 dolar AS, didorong oleh lonjakan permintaan yang terus berlanjut untuk teknologi kecerdasan buatan (AI).

Nvidia pertama kali mencapai nilai pasar 1 triliun dolar AS pada Juni 2023, dan pertumbuhannya berlanjut tanpa henti dengan nilai pasarnya melonjak lebih dari tiga kali lipat dalam waktu sekitar satu tahun, lebih cepat dibandingkan Apple dan Microsoft, dua perusahaan AS lainnya dengan kapitalisasi pasar di atas 3 triliun dolar AS.

Microsoft, sebagai perusahaan terbesar kedua di AS, memiliki kapitalisasi pasar sebesar 3,75 triliun dolar AS, dengan sahamnya terakhir naik 1,3% menjadi 503 dolar AS.

Nvidia telah pulih sekitar 74% dari titik terendahnya pada bulan April, saat pasar global terguncang akibat kebijakan tarif dari Presiden AS Donald Trump. Namun, optimisme mengenai kesepakatan perdagangan dengan mitra AS baru-baru ini mengangkat harga saham, dengan indeks S&P 500 mencapai rekor tertinggi sepanjang masa.

Nvidia memiliki bobot 7,3% pada indeks S&P 500, yang merupakan bobot terbesar di indeks tersebut. Raksasa teknologi lainnya, Apple dan Microsoft, masing-masing menyumbang sekitar 7% dan 6%.