Bagikan:

JAKARTA — OpenAI tampaknya tak lagi puas hanya menjadikan ChatGPT sebagai chatbot biasa. Berdasarkan dokumen strategi internal bertajuk "ChatGPT: H1 2025 Strategy" yang terungkap dalam sidang antitrust Departemen Kehakiman AS terhadap Google, OpenAI tengah menyusun rencana ambisius untuk menjadikan ChatGPT sebagai “super assistant” pribadi di setiap perangkat, menggantikan dominasi layanan-layanan utama Google seperti Search, Gmail, Maps, hingga YouTube.

Menurut bocoran tersebut, ChatGPT dirancang agar bisa mengenal, memahami, dan membantu pengguna secara menyeluruh—layaknya asisten pribadi yang cerdas, dapat dipercaya, dan emosional.

“Di paruh pertama tahun depan, kami akan mulai mengembangkan ChatGPT menjadi super-assistant: entitas cerdas yang tahu siapa Anda, peduli dengan apa yang Anda butuhkan, dan membantu menyelesaikan segala tugas yang bisa dilakukan oleh orang pintar dengan komputer,” tulis OpenAI dalam dokumen itu.

Apa Itu Super Assistant?

OpenAI menggambarkan super assistant sebagai entitas AI dengan kemampuan “T-shaped”: luas dalam urusan harian, dan mendalam dalam bidang-bidang spesifik seperti coding.

Contoh kegunaan sehari-hari:

- Menjawab pertanyaan

- Merencanakan liburan

- Mengirim email dan mengelola kalender

- Membantu belanja atau menemukan rumah

- Menghubungi pengacara atau mendaftar ke gym

Sementara untuk keahlian mendalam, ChatGPT akan difokuskan untuk menyelesaikan tugas-tugas kompleks seperti pemrograman atau pekerjaan profesional lainnya.

Saat ini, ChatGPT sudah hadir sebagai aplikasi di Android dan iOS, dan bahkan bermitra dengan Apple untuk menangani tugas Apple Intelligence yang lebih kompleks. Namun, OpenAI menginginkan lebih: menjadikan ChatGPT sebagai asisten default, menggantikan Siri dan asisten lainnya.

Menurut OpenAI, perusahaan teknologi tidak seharusnya “memaksakan AI buatan sendiri” tanpa memberikan pilihan adil bagi pengguna untuk memilih alternatif yang lebih baik seperti ChatGPT.

Meski ChatGPT saat ini jadi pemain paling dikenal di ruang AI, persaingan masih panas dengan kehadiran Anthropic, Perplexity, dan sejumlah pemain besar lainnya. Namun dengan langkah strategis ini, OpenAI jelas menunjukkan ambisinya untuk menjadi pusat kehidupan digital Anda—bukan sekadar tempat ngobrol AI, melainkan mitra harian yang cerdas dan serbabisa.