JAKARTA – CEO Apple Tim Cook menolak rancangan undang-undang (RUU) keselamatan online anak yang akan disahkan di Texas. Bahkan, Cook dilaporkan mendesak langsung Guubernur Texas, Greg Abbott.
Atas nama perusahaannya, Cook meminta Abbott untuk mengubah atau memveto RUU yang memaksa perusahaan untuk memverifikasi usia para pengguna aplikasi. Penerapan RUU ini diyakini dapat mengancam privasi masyarakat di negara tersebut.
Pasalnya, aturan ini memaksa perusahaan untuk melakukan verifikasi usia di aplikasi, bahkan di toko aplikasinya. Misalnya, sebelum pengguna memakai App Store, pengguna harus melakukan verifikasi identitas. Jika penggunanya masih di bawah umur, akun mereka harus tertaut dengan milik orang tua. Selanjutnya, kontrol akan diberikan ke orang tua.
"Jika diberlakukan, pasar aplikasi akan diharuskan untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi pengenal pribadi yang sensitif untuk setiap warga yang ingin mengunduh aplikasi, bahkan jika itu adalah aplikasi penyedia informasi cuaca atau skor olahraga," kata juru bicara Apple, dikutip melalui Wall Street Journal pada Senin, 26 Mei.
Bukan hanya Apple yang menolak RUU tersebut. Kabarnya, pengembang iPhone itu bekerja sama dengan perusahaan teknologi lainnya dalam melawan pengesahan RUU keselamatan online anak. Perusahaan besar lainnya yang ikut bergabung adalah Google.
BACA JUGA:
Texas bukan satu-satunya negara yang membuat aturan serupa dan tanggapan dari perusahaan teknologi sering kali kontra. Alasannya pun selalu sama, yakni masalah privasi karena seluruh aplikasi jadi menyimpan identitas pribadi penggunanya.
Selama RUU tersebut belum ditandatangani Abbott, Apple dan perusahaan lainnya akan terus menuntut perubahan aturan. Tahun lalu, Apple berhasil menghentikan pengesahan RUU verifikasi usia di Louisiana pada tahun lalu.
Meski banyak perusahaan teknologi yang menolak, ada juga yang memberikan dukungan. Mereka yang pro terhadap kebijakan verifikasi usia menyatakan bahwa aturan ini dapat membatasi akses anak-anak dan memberikan kontrol lebih besar bagi orang tua.