Bagikan:

JAKARTA - Dalam laporan baru pada periode Q2 2024 – Q1 2025, Kaspersky menemukan lebih dari 250.000 serangan siber yang disamarkan sebagai anime populer.

Untuk analisis ini, para ahli Kaspersky memilih lima judul anime populer di kalangan Gen Z: Naruto, One Piece, Demon Slayer, Attack on Titan, dan Jujutsu Kaisen.

Hasilnya, perusahaan keamanan siber global itu berhasil menemukan 251.931 upaya pengiriman malware atau file berbahaya yang disamarkan dengan nama-nama judul anime tersebut.

Para pelaku penjahat siber sering kali menarik audiens dengan umpan seperti "episode eksklusif", "adegan bocor (leaked scene)", atau "akses premium".

Di antara judul-judul anime, Naruto menempati posisi teratas. Selama periode yang dilaporkan, anime ini digunakan sebagai umpan sebanyak 114.216 percobaan serangan. Demon Slayer menyusul dengan 44.200 percobaan serangan.

“Seiring dengan terus berkembangnya dunia hiburan, taktik yang digunakan oleh para penjahat siber untuk mengeksploitasi konten populer pun terus berkembang, baik melalui unduhan palsu maupun penawaran barang dagangan palsu,” kata Vasily Kolesnikov, pakar keamanan di Kaspersky dalam pernyataan tertulisnya.

Selain itu, Kaspersky juga menganalisis platform seperti Netflix, Amazon Prime Video, Disney+, Apple TV Plus, dan HBO Max, tempat menonton film, serial, dan anime.

Kaspersky mendeteksi sebanyak 96.288 upaya serangan untuk mendistribusikan file berbahaya yang disamarkan sebagai nama platform streaming utama di atas.

Saat memeriksa layanan streaming mana yang paling sering dimanfaatkan oleh penjahat siber, Netflix menonjol dengan 85.679 upaya serangan dengan lebih dari 2,8 juta halaman phising meniru merek tersebut.

“Mereka meniru halaman login, membagikan tautan “uji coba gratis”, atau memalsukan email pengaturan ulang kata sandi dengan pengetahuan penuh tentang betapa pentingnya Netflix dalam rutinitas digital Gen Z,” tambah Vasily.