JAKARTA – Akhir tahun lalu, Google meluncurkan NotebookLM ke lebih dari 200 negara. Kini, perusahaan tersebut menambahkan bahasa baru untuk salah satu fitur yang tersedia di dalamnya, yakni Audio Overview.
Audio Overview sudah menyediakan lebih dari 50 bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Didukung oleh audio Gemini, pengguna NotebookLM dapat memilih bahasa yang diinginkan dan membuat podcast dari teks percakapan yang mereka buat.
"Semakin banyak orang yang dapat menggunakan Audio Overview dalam bahasa pilihan mereka, mulai dari Afrikaans hingga Hindi hingga Turki, dan masih banyak lagi," kata Google, dikutip pada Rabu, 30 April. "Kami berencana untuk terus membangun dan menyempurnakan (fiturnya)."
Selain menambahkan dukungan bahasanya, Google juga meluncurkan opsi 'Bahasa Output' ke dalam pengaturan NotebookLM. Dengan adanya opsi baru ini, pengguna Audio Overview dapat mengubah bahasa yang telah mereka pilih sebelumnya.
BACA JUGA:
"Anda dapat mengubah bahasa kapan saja dan respons audio dan obrolan Anda akan mencerminkan hal ini, sehingga memudahkan pembuatan konten multibahasa atau materi belajar sesuai kebutuhan," jelas Google.
Fitur Audio Overview juga dapat dimanfaatkan oleh para guru dan siswa. Misalnya, seorang guru dapat mempersiapkan pelajaran mengenai hutan hujan Amazon dalam bentuk video. Setelah itu, guru dapat menambahkan dukungan audio dan membuat videonya seperti dokumenter.
Siswa juga dapat meningkatkan wawasan mereka dengan membuat Audio Overview menggunakan bahasa pilihan. Mereka dapat menggunakan fitur ini untuk mengolah makalah penelitian dalam bahasa asing atau studi berbahasa Inggris.