Bagikan:

JAKARTA – Google Translate akan mendapatkan peningkatan berkat teknologi Kecerdasan Buatan (AI). Menurut temuan terbaru, alat ini akan menghadirkan fitur Ask a follow-up berbasis Gemini.

Fitur ini diungkapkan oleh peneliti aplikasi AssembleDebug, mengutip dari Android Authority. Ask a follow-up dirancang untuk membuat terjemahan lebih sempurna atau sesuai dengan gaya baca pengguna.

Sebenarnya, fitur ini sudah terlihat sejak Januari, tetapi baru terlihat secara jelas setelah diaktifkan di aplikasi Google Translate versi 9.3.78.731229477.7. Kemungkinan besar, fitur ini akan diluncurkan secara global dalam waktu dekat.

Ask a follow-up akan muncul di bagian bawah layar, tepatnya setelah pengguna menerjemahkan frasa, kalimat, atau paragraf. Pengguna bisa mengajukan berbagai gaya dan fitur AI tersebut akan menyesuaikan.

Misalnya, pengguna ingin membuat teksnya lebih casual atau dengan gaya bahasa yang lebih gaul, Google Translate akan menampilkan teks yang telah disesuaikan tanpa melepaskan makna utamanya.

Pengguna juga bisa mengubahnya ke gaya bahasa yang lebih spesifik, seperti membuat teksnya menjadi lebih lucu atau mengubah teksnya ke gaya bahasa ahli teknologi atau ahli sastra.

Fitur ini akan berguna bagi pengguna yang ingin menulis ulang frasa atau kalimat sesuai dengan gaya bahasa mereka. Fitur ini juga akan menghilangkan stigma Google Translate yang bisa salah dan sering terkesan kaku dalam menerjemahkan.