JAKARTA - Bertepatan dengan Safer Internet Month 2025, Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) meluncurkan 16 modul literasi digital baru yang dapat diakses secara gratis untuk siswa SMP dan SMA.
Tema modul-modul ini meliputi “Mengintegrasikan Mindfulness ke dalam Dunia AI dan juga Cakap dan Kreatif di Dunia Digital dan AI”. Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi yang dimulai sejak 2023 bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), yang didukung oleh Google News Initiative (GNI).
Modul ini diharapkan bisa membantu siswa memahami cara menggunakan internet dengan aman dan menghindari risiko seperti hoaks, perundungan digital, dan penipuan online.
“Literasi digital dan berpikir kritis menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki oleh setiap siswa,” ujar Septiaji Eko Nugroho, Ketua Mafindo dalam blog resmi Google dikutip Selasa, 18 Februari.
Pada awal 2024, koalisi Cek Fakta menginisiasi penyusunan modul yang berfokus pada pemberian keterampilan kepada siswa dalam literasi informasi, pengecekan fakta, cara membaca secara lateral, literasi berita, serta berpikir kritis terhadap informasi di ruang digital.
BACA JUGA:
Melalui modul Cek Fakta dari Mafindo, peserta bisa belajar untuk mengenali ruang publik virtual, revolusi digital, meningkatkan keamanan akun, menghentikan cyberbullying, hingga mengintegrasikan mindfulness ke dalam dunia AI.
“Inisiatif bertujuan untuk meningkatkan literasi media dan membantu masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menemukan informasi dan berita yang terpercaya,” kata Yos Kusuma, News Partner Manager Google Indonesia.
Google juga terus berkomitmen untuk melawan misinformasi masih terus berlanjut, dan raksasa penelusuran itu mengaku sangat antusias dengan inovasi Cek Fakta selanjutnya.