Bagikan:

JAKARTA  – Google Kamis 6 Februari, mengumumkan pembaruan besar pada Gemini, produk kecerdasan buatan (AI) yang bersaing langsung dengan ChatGPT, DeepSeek, dan Apple Intelligence.

Kini, pengguna aplikasi Gemini dapat mengakses model Gemini 2.0 Flash Thinking Experimental, yang dirancang untuk memecah permintaan pengguna menjadi serangkaian langkah guna meningkatkan kemampuan penalarannya. Model ini juga menampilkan proses berpikirnya, memungkinkan pengguna memahami alasan di balik setiap jawaban yang diberikan.

Salah satu versi Gemini 2.0 Flash Thinking juga dapat berinteraksi dengan berbagai aplikasi Google, seperti YouTube, Search, dan Google Maps. Google saat ini sedang mengeksplorasi bagaimana kemampuan penalaran baru ini dapat membantu pengguna memanfaatkan aplikasi Google dengan lebih maksimal.

Selain itu, Google juga meluncurkan Gemini 2.0 Pro Experimental, yang diklaim sebagai model terbaik sejauh ini untuk pemrograman dan menjawab pertanyaan kompleks. Model ini tersedia di Google AI Studio, Vertex AI, dan aplikasi Gemini untuk pelanggan Gemini Advanced.

Bagi pengguna yang mencari solusi lebih hemat biaya, Google menghadirkan Gemini 2.0 Flash-Lite, yang disebut sebagai model paling efisien hingga saat ini.

Model Gemini 2.0 Flash Thinking Experimental dan 2.0 Pro Experimental mulai dirilis untuk pengguna web dan aplikasi mobile Gemini. Pengguna dapat memilih model ini melalui dropdown menu saat berinteraksi dengan AI.

Dengan pembaruan ini, Google semakin memperkuat posisinya dalam persaingan AI global, menghadirkan teknologi yang lebih canggih untuk menghadapi kompetitor seperti OpenAI dan DeepSeek.