JAKARTA - Google mulai menggulirkan model terbaru Gemini 2.0, termasuk 2.0 Flash Thinking (eksperimental), ke platform web, serta aplikasi Android dan iOS. Ini diketahui setelah pengumuman resmi pada Kamis 13 Maret.
Seperti biasa, Google lebih dulu meluncurkan model terbaru ini di gemini.google.com, sebelum menyusul ke aplikasi seluler beberapa hari kemudian. Hingga Sabtu sore, 15 Maret, ketersediaan model baru ini semakin luas di berbagai akun Gemini.
Gemini 2.0 Flash Thinking dan Perubahan Baru
Semua pengguna Gemini (gratis) kini dapat mengakses 2.0 Flash Thinking (eksperimental). Google juga mulai menggunakan penulisan "eksperimental" dalam huruf kecil dan dalam tanda kurung, termasuk untuk model 2.0 Pro (eksperimental).
Model Flash Thinking terbaru diklaim memiliki efisiensi dan kecepatan yang lebih baik dibandingkan versi sebelumnya yang diperkenalkan pada awal Februari. Selain itu, Google kini menggabungkan fitur integrasi aplikasi, seperti Gmail dan YouTube, serta menghapus model terpisah "with apps" yang diperkenalkan bulan lalu.
Fitur unggah file juga kini tersedia untuk semua pengguna, sementara pelanggan Gemini Advanced mendapatkan jendela konteks hingga 1 juta token.
Deep Research Gratis untuk Semua Pengguna
Fitur Deep Research kini tersedia bagi seluruh akun Gemini. Fitur ini menggunakan model Gemini 2.0 Flash Thinking (eksperimental), meskipun Google tidak lagi secara eksplisit menyebutkan model yang digunakan.
Di versi web, pengguna akan menemukan tombol "Deep Research" di bilah prompt, atau bisa memilih model ini melalui model picker. Namun, pengguna gratis memiliki batas penelitian lebih rendah dibanding pelanggan Advanced.
Personalisasi AI untuk Pengalaman Lebih Cerdas
Google juga memperkenalkan model baru bernama Personalization (eksperimental), yang tersedia bagi semua pengguna untuk diuji coba. Model ini menggunakan 2.0 Flash Thinking (eksperimental) dan dapat menganalisis riwayat pencarian pengguna untuk memberikan jawaban yang lebih relevan.
Beberapa contoh penggunaan fitur ini antara lain:
"Ke mana saya harus berlibur musim panas ini?"
"Saya ingin memulai channel YouTube, tapi butuh ide konten."
"Apa yang sebaiknya saya pelajari sebagai hobi atau pekerjaan baru?"
Ke depannya, Google akan memperluas fitur ini dengan menggunakan lebih dari sekadar riwayat Search, termasuk data dari YouTube dan Google Photos.
Gemini AI Menjadi Asisten Pribadi yang Lebih Canggih
Google semakin berfokus pada pengembangan asisten AI yang dapat memahami kebutuhan pengguna secara personal, bukan sekadar menjawab pertanyaan umum.
BACA JUGA:
Fitur Saved Info kini telah diluncurkan secara luas, sementara kemampuan Advanced yang memungkinkan Gemini mengingat dan merujuk percakapan sebelumnya saat menjawab prompt akan segera tersedia dalam lebih dari 45 bahasa.
Model Gemini 2.0 yang Tersedia untuk Pengguna
Berikut daftar model terbaru yang tersedia dalam aplikasi Gemini:
✅ 2.0 Flash – Untuk tugas sehari-hari dengan lebih banyak fitur
✅ 2.0 Flash Thinking (eksperimental) – Menggunakan penalaran tingkat lanjut
✅ Deep Research – Laporan penelitian mendalam
✅ Personalization (eksperimental) – Bantuan berdasarkan riwayat pencarian
✅ 2.0 Pro (eksperimental) – Terbaik untuk tugas yang kompleks
Dengan pembaruan ini, Google semakin memperkuat posisinya dalam persaingan AI global, memberikan akses lebih luas ke teknologi kecerdasan buatan yang lebih canggih dan personal.