29 April 2021, 14:37 | TIM VOI

Ilustrasi semarak Ramadan di Yerusalem. (Wikimedia Commons/Victorgrigas)

JAKARTA - Dua organisasi besar berbasis agama berkumpul untuk memperingati bulan suci umat Islam. Kongres Yahudi Dunia, yang mewakili komunitas dan organisasi Yahudi di 100 negara di seluruh dunia, menyelenggarakan acara virtual selama satu jam dengan Liga Muslim Dunia yang berbasis di Mekah, untuk merayakan Ramadan bersama.

Acara yang dihadiri oleh Presiden Kongres Yahudi Dunia Ronald S Lauder dan Sekjen Liga Muslim Dunia Mohammad bin Abdul Karim dan puluhan tokoh lainnya ini, berupaya untuk mempererat tali silaturahmi antara kedua organisasi dan agama.

"Hubungan antar komunitas, terutama komunitas beragama, sayangnya tidak selalu mudah untuk kami pertahankan," kata Lauder, mantan Duta besar Amerika Serikat untuk Austria, melansir The National News Rabu 28 April.

"Faktanya, kita semua tahu bahwa telah terjadi perselisihan antara agama yang berbeda sepanjang sejarah tetapi ketika kita melakukan upaya untuk bersatu seperti yang kita lakukan hari ini, untuk bekerja sama dan untuk mengakui perbedaan dalam keyakinan kita, kita memulai proses yang harus membangun kepercayaan. di antara orang-orang kami. Itulah awalnya," paparnya terkait perayaan Ramadan bersama ini.

Acara tersebut merupakan bagian dari sidang pleno Kongres Yahudi Dunia ke-16, yang diselenggarakan organisasi tersebut setiap empat tahun. Lauder mengatakan, pemahaman dan apresiasinya terhadap Islam hanya berkembang ketika dia dewasa.

"Saya telah mengembangkan rasa hormat yang besar terhadap ajarannya. Ini muncul melalui paparan orang-orang Muslim dan terus terang keingintahuan saya sendiri tentang agama," tukasnya.

Kedua organisasi berharap, kolaborasi mereka akan membantu menciptakan pemahaman dan apresiasi yang lebih baik di antara komunitas Yahudi maupun Muslim.

“Kami percaya kerja sama yang dapat dicapai Liga Muslim Dunia bersama dengan Kongres Yahudi Dunia, akan memberikan kontribusi yang berharga untuk meningkatkan koeksistensi di dunia kita," pungkasnya.

ADS VOI