Bagikan:

JAKARTA - Tesla kembali melakukan recall di pasar Amerika Serikat dengan jumlah mencapai 218.868 kendaraan. Langkah ini diambil setelah ditemukan gangguan pada sistem kamera belakang yang berpotensi membuat tampilan gambar tidak muncul saat mobil diposisikan mundur.

Dilaporkan Carscoops, Jumat, 8 Mei, persoalan tersebut berasal dari perangkat lunak kamera belakang yang pada beberapa kasus gagal menampilkan visual secara normal. Masalah ini ditemukan pada sejumlah model Tesla, meliputi Model 3, Model Y, Model S, dan Model X produksi tahun 2017 hingga 2023.

Dalam dokumen keselamatan disebutkan gangguan dapat muncul ketika kendaraan baru dinyalakan lalu langsung dipindahkan ke mode mundur. Saat kondisi itu terjadi, layar kamera belakang bisa kosong hingga sekitar 11 detik.

Kondisi tersebut dinilai cukup berbahaya karena mengurangi visibilitas pengemudi ketika sedang memarkirkan kendaraan atau keluar dari area tertentu. Selain meningkatkan risiko kecelakaan, masalah ini juga dianggap tidak memenuhi standar keselamatan federal di Amerika Serikat.

Tesla mengungkapkan sejauh ini belum ada laporan kecelakaan maupun korban cedera yang berkaitan langsung dengan gangguan tersebut. Meski demikian, perusahaan telah menerima sejumlah klaim garansi serta laporan dari pengguna di lapangan.

Berbeda dari recall konvensional yang mengharuskan pemilik datang ke bengkel resmi, perbaikan masalah ini dilakukan melalui pembaruan perangkat lunak jarak jauh atau over-the-air (OTA). Tesla juga menyebut lebih dari 99,9 persen kendaraan terdampak sudah menerima pembaruan tersebut sehingga masalah pada dasarnya telah diselesaikan.