JAKARTA - Usai tragedi tragis yang terjadi di Hyundai Palisade minggu lalu, diketahui Hyundai telah mengeluarkan perintah penghentian penjualan secara global untuk Palisade model tahun 2026.
Masalah ditemukannya cacat pada sistem kursi baris kedua SUV tersebut bukan sekadar kegagalan mekanis biasa, melainkan sebuah malfungsi sistemik yang telah dikaitkan dengan satu laporan kematian seorang anak dan satu korban luka serius di Amerika Serikat. Insiden memilukan tersebut memicu langkah drastis berupa penarikan kembali (recall) besar-besaran serta penghentian penjualan sementara di berbagai dealer resmi.
Melansir Carscoops, Rabu, 25 Maret, awal mula krisis ini terdeteksi pada lebih dari 61.000 unit Hyundai Palisade model tahun 2026. Namun, sebagai langkah preventif yang lebih luas, Kia kini turut menarik ratusan unit Telluride Hybrid model tahun 2027, khususnya pada varian tertinggi seperti SX Prestige dan X-Line SX Prestige yang dilengkapi dengan Executive Package. Inti dari permasalahan ini terletak pada fitur kursi baris kedua yang dirancang untuk melipat, bergeser, atau miring secara otomatis hanya dengan satu sentuhan tombol guna memudahkan akses ke baris ketiga. Sayangnya, sistem sensor perangkat lunak pada mekanisme elektrik tersebut gagal memberikan perlindungan anti-pinch (anti-jepit) yang memadai bagi penumpang.
BACA JUGA:
Kegagalan sistem ini berarti kursi elektrik tersebut tidak mampu mendeteksi keberadaan objek atau tubuh manusia yang menghalangi gerakannya. Ketika tombol otomatis ditekan, motor penggerak akan terus melipat kursi tanpa henti, yang dalam situasi tertentu dapat menjepit penumpang dengan kekuatan yang sangat berbahaya. Fenomena ini menjadi sisi gelap dari kompleksitas teknologi modern di dalam kabin mobil di mana fitur yang seharusnya memberikan kenyamanan dan kemudahan akses justru berubah menjadi risiko keselamatan yang nyata karena kegagalan pada kontrol perangkat lunak dan sensorik.
Situasi menjadi kian pelik bagi para pemilik kendaraan karena hingga saat ini, Hyundai Motor Group mengakui bahwa solusi teknis atau perbaikan permanen untuk cacat ini masih dalam tahap pengembangan. Akibat belum adanya "obat" yang pasti, semua dealer di wilayah Amerika Serikat dan Kanada dilarang keras menyerahkan unit terdampak kepada konsumen sampai perbaikan resmi telah selesai dilakukan. Hal ini memberikan tekanan tambahan bagi pabrikan untuk segera merampungkan solusi sebelum surat pemberitahuan resmi dikirimkan kepada para pemilik mulai pertengahan Mei 2026 mendatang.
Selama masa penantian ini, para pemilik SUV yang terdampak diminta untuk sangat berhati-hati dan selalu memastikan area baris kedua benar-benar kosong sebelum mengaktifkan fitur lipat otomatis.