JAKARTA — Di saat sejumlah produsen otomotif berlomba membuat mobil lebih ramah perawatan, sebagian lainnya justru melangkah ke arah sebaliknya. Mercedes-Benz misalnya, tengah menyederhanakan proses perbaikan lampu depan dengan mengganti lem menjadi sekrup.
Namun pesaing abadinya, BMW, justru bereksperimen dengan ide desain yang berpotensi membuat urusan bongkar-pasang semakin ribet. Dalam laporan Autoblog, Rabu, 24 Desember, BMW diketahui mengajukan paten untuk desain kepala sekrup unik yang terinspirasi langsung dari logo ikonis mereka.
Alih-alih memakai pengencang standar, pabrikan asal Jerman ini mengusung kepala sekrup berbentuk emblem BMW lengkap dengan pembagian empat kuadran. Dokumen paten tersebut memperlihatkan empat varian kepala sekrup berbeda, mulai dari tipe soket, datar, hingga bulat.
Seluruhnya mengadopsi motif logo BMW dengan kombinasi permukaan cekung, datar, dan menonjol. Hasilnya memang terlihat artistik, namun desain ini hampir pasti menuntut penggunaan alat khusus untuk membukanya.
BACA JUGA:
Secara visual, sekrup bermerek ini memang menarik, terutama jika ditempatkan di area kabin atau ruang mesin yang mudah terlihat. Namun bagi mekanik independen atau pemilik mobil yang gemar melakukan perawatan mandiri, desain tersebut justru menjadi sumber masalah baru.
Pola kepala sekrup yang tidak lazim membuat obeng standar tak lagi berguna, sehingga akses ke komponen penting berpotensi terhambat. Kecuali Anda datang ke dealer resmi BMW atau bengkel spesialis, satu baut saja bisa menggagalkan proses perbaikan.
Tak heran jika gagasan ini langsung menuai kritik di dunia maya, di mana eaksi warganet pun cenderung negatif. Banyak penggemar otomotif menilai ide tersebut sebagai upaya lain yang mempersulit pemilik kendaraan.
Sebagian berandai-andai pemasok aftermarket akan segera memproduksi versi kompatibel, sementara pengguna Reddit berseloroh bahwa tiruan sekrup logo BMW kemungkinan besar akan muncul di AliExpress atau Temu bahkan sebelum versi resminya dipasang di mobil produksi.
Meski begitu, belum ada kepastian apakah sekrup berlogo ini benar-benar akan masuk jalur produksi. Seperti banyak paten lainnya, bisa saja ide ini hanya berhenti di atas kertas, walau sudah diajukan pada 7 Juni 2024 dan dipublikasikan pada 11 Desember 2025.