JAKARTA - MG Motor Indonesia terus berkomitmen untuk terus memperkuat industri dalam negeri, dengan terus memenuhi ketentuan tingkat komponen dalam negeri (TKDN), di tengah insentif mobil listrik tak lagi ada di tahun depan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Head of Marketing MG Motor Indonesia, Hary Kurniawan. Ia menuturkan sebisa mungkin fokus menjual produk dengan sesuai aturan pemerintah.
"Kami akan fokus sebisa mungkin produk-produk yang kami jual itu memenuhi TKDN sesuai dengan aturan pemerintah," katanya, saat ditemui di kawasan Jakarta, belum lama ini.
MG sendiri memang sudah memiliki fasilitas produksi di Cikarang, Jawa Barat dengan memaksimalkan kapasitas per tahun sebanyak 50.000 unit.
"Seluruhnya fokus kami itu CKD, dan kapasitas sudah tersedia dan akan kami optimalkan di level 50 ribu unit per tahun," tambahnya.
BACA JUGA:
Seperti diketahui, saat ini MG memiliki berbagai model mobil yang sudah meramaikan industri otomotif nasional, ada MG ZS, MG5 GT, MG4 EV, MG ZS EV, MG VS HEV, hingga roadster listrik MG Cyberster.
MG juga berencana untuk menambah portofolio modelnya di Indonesia tahun depan, dengan berencana meluncurkan empat model mobil dan yang pertama akan hadir pada kuartal pertama tahun depan (2026).
"Kita akan luncurkan pada kuartal pertama tahun depan," paparnya.