JAKARTA - Audi kembali menengok masa lalunya dengan cara yang tak biasa. Awal tahun ini, pabrikan asal Jerman tersebut memberi tantangan kepada 14 anak magang untuk mengolah Audi RS3 Sportback menjadi sebuah mobil spesial, sebagai penanda 50 tahun mesin legendaris lima silinder Audi.
Enam bulan berselang, proyek itu berbuah konsep bernama GT50. Secara teknis, GT50 masih mempertahankan jantung pacu RS3, yakni mesin TFSI 2,5 liter bertenaga sekitar 400 tenaga kuda.
Namun, karakter mobil ini berubah drastis. Tampilan luarnya terinspirasi dari Audi 90 quattro IMSA GTO, mobil balap ikonik yang pernah berjaya di lintasan Amerika Serikat.

Seperti pertama kali dilaporkan media Jerman Stimme.de, Rabu, 17 Desember, proyek ini digarap para talenta muda Audi di bawah bimbingan para instruktur serta Timo Engler selaku kepala teknologi otomotif, logistik, dan pelatihan manajemen bisnis Audi di Neckarsulm.
Meski menuai banyak perhatian, Audi dilaporkan tidak memiliki rencana memproduksi GT50 secara massal. Padahal, konsep dengan aura mobil balap klasik ini diyakini bakal menjadi magnet kuat bagi pengunjung dealer.

Dalam proses pembuatannya, seluruh panel bodi RS3 dilepas dan interiornya dilucuti hingga ke rangka. Dari titik nol itu, para peserta magang membangun sebuah mobil yang memadukan estetika masa lalu dan teknologi modern.
BACA JUGA:
Atap GT50 diambil dari Audi 80, model yang sudah berhenti diproduksi lebih dari tiga dekade lalu. Sementara bodi barunya tersusun dari enam elemen utama berbahan plastik yang diperkuat serat kaca, terinspirasi langsung dari dunia motorsport.
Nuansa balap juga terasa di dalam kabin, interior GT50 dilengkapi rollbar buatan tangan yang proses pengerjaannya memakan waktu berminggu-minggu. Ini menegaskan bahwa konsep ini bukan sekadar latihan desain, melainkan proyek serius dengan pendekatan teknis mendalam.
Kehadiran GT50 juga tak lepas dari konteks besar Audi saat ini. Merek dengan lambang empat cincin tersebut tengah menjalani transformasi untuk menemukan kembali daya tarik desain ikoniknya. Beberapa bulan lalu, Audi memperkenalkan Concept C yang disebut-sebut diharapkan menjadi “momen TT” berikutnya.