JAKARTA - Hyundai India resmi menghentikan produksi Hyundai Tucson generasi keempat yang meluncur pada 2022. Model ini sudah dihapus dari situs resmi Hyundai India dan tidak ada rencana menghadirkan penerus langsung dalam waktu dekat.
Seperti dilansir Autocar India, Kamis, 13 November, keputusan tersebut diambil setelah penjualan Tucson menunjukkan penurunan signifikan dalam dua tahun terakhir. Meski dibekali pilihan mesin bensin maupun diesel.
Kemudian ada pilihan penggerak semua roda, namun performa penjualannya tidak mampu menembus segmen SUV premium yang pasarannya relatif kecil. SUV ini juga padahal membawa beragam teknologi canggih, mulai dari fitur keselamatan Level 2 ADAS (Advanced Driver Assistance System).
Lalu ada layar sentuh 10,25 inci, panel instrumen digital, hingga jok pengemudi elektrik dengan fungsi memori. Bahkan, model ini sempat mencatat rating keselamatan lima bintang dari Bharat NCAP, lembaga uji keselamatan kendaraan di India.
Pada 2023, Tucson sempat membukukan penjualan 3.692 unit. Namun pada 2024 angkanya merosot menjadi 1.543 unit, lalu sepanjang 2025 hingga saat ini, penjualan baru mencapai sekitar 650 unit sehingga dianggap tidak lagi memenuhi target perusahaan.
BACA JUGA:
Harga yang dinilai terlalu tinggi menjadi salah satu faktor utama. Dengan banderol awal sekitar Rs 27,31 lakh atau setara Rp500 jutaan, model ini harus bersaing langsung dengan Jeep Compass dan Citroen C5 Aircross, dua model yang lebih dulu mapan di pasar India.
Di rentang harga tersebut, konsumen cenderung memilih model dari merek premium yang dianggap memiliki nilai prestise lebih tinggi. Selain itu, Hyundai juga menghadapi persaingan internal karena model seperti Hyundai Creta menawarkan banyak fitur modern dengan harga jauh lebih terjangkau.
Keputusan Hyundai untuk menghentikan Tucson diyakini merupakan bagian dari strategi realignment. Produsen asal Korea Selatan itu kini lebih fokus memperkuat lini SUV dengan volume penjualan tinggi, terutama di segmen menengah yang memberi kontribusi terbesar terhadap total penjualan di India.