JAKARTA - BYD menghentikan penjualan Sport Utility Vehicle (SUV) populernya Song Plus di China untuk mengoptimalkan jajaran produknya yang lebih segar, apakah ini langkah yang tepat?
Mengutip dari laman CNevpost, Senin, 13 Oktober, kabar tersebut awalnya muncul di media sosial dan raksasa otomotif asal China itu menanggapi bahwa Sealion 06 berfungsi sebagai penerus Song Plus, dan perhentiannya adalah transisi produk normal.
Dengan demikian, mobil yang berada di dinasti Song dan berhasil meraih penjualan 1,5 juta unit ini akan dihapuskan kehadirannya di pasar lokal. Serta menyederhanakan seri Dinasti yang saat ini saat ini ada.
Dalam rincian penjualan bulanan BYD, angka keluarga Song mewakili penjualan gabungan model seri Dinasti termasuk Song L EV, Song L DM-i, dan Song Pro DM-i, di samping model seri Ocean termasuk Song Plus EV dan Song Plus DM-i.
BACA JUGA:
Sealion 06 yang diluncurkan pada Juli 2025, akan berfungsi sebagai penerus langsung. Ini tersedia sebagai plug in hybrid (DM-i) dan model listrik penuh (EV). Harga berkisar dari 139.800 hingga 156.800 yuan atau kisaran Rp325-365 jutaan untuk versi PHEV
Sementara itu, untuk listrik murni mobil ini dibanderol di angka 143.800 hingga 163.800 yuan atau kisaran Rp355 hingga Rp381 jutaan.
Sealion 06 sedikit lebih besar dari Song Plus, berukuran dengan dimensi panjang 4.810 mm, lebar 1.920 mm, tinggi 1.675 mm dengan jarak sumbu roda 2.820 mm. Mobil ini menampilkan layar sentuh mengambang 15,6 inci, layar instrumen depan, dan sistem infotainment DiLink 100 BYD. Perlengkapan standar termasuk kursi depan berpemanas dan berventilasi, atap panorama 1,73 meter dan sistem audio Dynaudio.