Bagikan:

JAKARTA - Nissan mulai produksi mesin NR15 1.5 L naturally aspirated yang khusus dikembangkan untuk diaplikasikan model Plug in Hybrid Electric Vehicle yang akan digunakan untuk model N6 yang dijadwalkan meluncur pada kuartal keempat tahun ini.

Mengutip dari laman Carnewschina, Kamis, 9 Oktober berdasarkan informasi yang dirilis Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT), N6 menggabungkan mesin NR15 berdaya 75 kW (101 hp) dengan motor listrik bertenaga 155 kW (208 hp).

Sistem hybrid ini dipadukan dengan baterai lithium-besi-fosfat (LFP) 21,1 kWh yang dipasok oleh Rept Battero Energy Co., Ltd., yang menawarkan jangkauan listrik murni berperingkat WLTC antara 125 km dan 130 km, tergantung konfigurasinya.

Mesin NR15 telah disetel untuk menekankan efisiensi dan daya tahan, sejalan dengan fokus pengembangan Nissan yang telah lama ada termasuk ke arah kendaraan ramah lingkungan.

Ketika dipasangkan dengan motor penggerak listrik, sistem hybrid tersebut dirancang untuk mengoperasikan mesin dalam rentang efisiensi optimalnya di sebagian besar kondisi.

Lebih dekat dengan Nissan N6, sebelumnya detail mobil ini telah terungkap. Dibangun berdasarkan arsitektur Tianyan Dongfeng Nissan, N6 memiliki panjang 4.831 mm, lebar 1.885 mm, dan tinggi sekitar 1.49x mm, dengan jarak sumbu roda 2.815 mm. Tata letak ini memungkinkan ruang untuk komponen baterai dan pembakaran, sekaligus mempertahankan proporsi interior khas sedan menengah.

Dari segi desain, N6 mengikuti pendekatan gaya terbaru Nissan. Bagian depan menampilkan gril tertutup dan strip lampu LED, serta dilengkapi dengan lampu depan berbentuk bumerang dan logo Nissan yang menyala.

Profil samping mengadopsi gagang pintu tersembunyi, sementara bagian belakang mengintegrasikan tutup bagasi berbentuk ekor bebek dan lampu belakang tipe tembus pandang dengan tulisan "NISSAN" yang menyala. Bumper belakang menggabungkan trim dua warna dan tata letak knalpot tersembunyi.