JAKARTA – Keberhasilan perusahaan teknologi yang melebarkan sayapnya ke dunia ootomotif seperti Huawei dan Xiaomi kini juga diikuti Dreame Technology, juga merek China yang dikenal lewat produk pembersih robot vakum.
Secara mengejutkan Dreame Technology mengumumkan langkahnya untuk memasuki industri otomotif. Keputusan ini terbilang langka, mengingat ketatnya regulasi dan persaingan ketat di pasar kendaraan listrik (EV) China dalam beberapa tahun terakhir.
Melalui pernyataan resminya, dilansir dari CnEVPost, Kamis, 22 Agustus, Dreame tak main-main dengan mengungkapkan bahwa model perdananya akan menjadi kendaraan listrik murni ultra-mewah yang siap menantang dominasi Bugatti Veyron. Mobil ini ditargetkan untuk debut pada tahun 2027.
"Hari ini, Dreame secara resmi mengumumkan masuknya kami ke manufaktur otomotif untuk membangun mobil tercepat di dunia," ungkap perusahaan dalam sebuah pernyataan.
BACA JUGA:
Dreame mengeklaim bahwa mobil pertama mereka, yang ditenagai oleh "super motors" khas Dreame, akan memberikan pengalaman berkendara yang luar biasa. Selain performa, model perdana ini juga akan menghadirkan ekosistem pintar yang terintegrasi dengan mulus pada perangkat pintar pengguna dan rumah pintar.
Untuk merealisasikan ambisi besarnya, Dreame telah membentuk tim otomotif yang beranggotakan hampir 1.000 orang dan terus berkembang. Meskipun baru mengumumkan rencana ini, Dreame menyatakan bahwa keputusan ini bukan hal yang tergesa-gesa melainkan bagian dari rencana pengembangan kendaraan yang telah ada sejak tahun 2013.
Dreame menyadari bahwa industri otomotif China telah memasuki fase persaingan sengit. Namun, perusahaan yakin dengan produk, strategi, dan kecepatan yang tepat, mereka mampu membawa produk buatan China ke pasar kelas atas global.