JAKARTA - Salah satu pabrikan mobil tertua di dunia yang telah berdiri sejak tahun 1898 yaitu Renault akan mengembangkan serangkaian mobil New Energy Vehicle (NEV) dengan memanfaatkan platform GEA canggih milik Geely, model tersebut nantinya akan menyadari pasar Asia Tenggara hingga Amerika Latin.
Mengutip dari laman Carnewschina, Rabu, 13 Agustus, kolaborasi ini menandai sebuah langkah maju bagi kedua produsen mobil, dan berpotensi menjadi pasokan eksternal pertama platform GEA milik Geely.
Model mobil baru yang akan dihadirkan Renault akan tersedia dalam versi BEV dan PHEV. Nantinya segmen yang dituju yaitu SUV yang memang kini semakin diminati.
Laporan dari media lokal China AutoPix, mengungkapkan Renault akan mengembangkan bodinya secara independen, arsitektur dan sasis kendaraan secara keseluruhan sebagian besar akan mengadopsi desain yang sudah ada dari merek Galaxy milik Geely, dengan tujuan mengurangi biaya dan mempercepat siklus pengembangan.
Langkah ini menggarisbawahi kemitraan yang semakin erat antara Renault dan Geely, terutama di pasar NEV luar negeri yang sedang berkembang pesat.
BACA JUGA:
Sebelumnya, kolaborasi Geely dengan merek-merek seperti Volvo, Smart, Polestar, dan Jiyue didasarkan pada platform CMA. Platform GEA adalah arsitektur inti terbaru Geely, yang saat ini menopang sebagian besar model dalam merek Galaxy yang berkembang pesat, termasuk Geely Galaxy A7 yang baru diluncurkan.
Sumber yang dikutip oleh AutoPix menunjukkan bahwa meskipun fokus Renault di Eropa tetap pada kendaraan listrik kecil, SUV baru yang dikembangkan Geely ini akan menyasar pasar-pasar utama Renault lainnya seperti Korea Selatan, Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Afrika Utara.
Renault memiliki kehadiran merek yang kuat dan jaringan dealer yang mapan di wilayah-wilayah ini, sumber daya yang ingin dimanfaatkan Geely melalui kemitraan ini.
Kolaborasi antara Geely dan Renault dimulai pada akhir tahun 2021. Pada tahun 2022, pabrik Renault di Korea mengonfirmasi akan memproduksi versi hibrida Koleos berdasarkan platform CMA Geely, yang diluncurkan pada tahun 2024.
Sejak diluncurkan pada September tahun lalu, model bernama Grand Koleos telah mendapatkan lebih dari 7.000 pesanan hanya dalam 15 hari.
Berkat peluncuran Grand Koleos, menurut data Ofweek , penjualan Renault Korea pada bulan Juni mencapai 5.013 unit, meningkat 145,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.