JAKARTA - Audi telah menghentikan produksi dari model sport, TT pada tahun 2023 lalu setelah berkiprah selama lebih dari dua dekade.
Selama menunjukkan eksistensinya di pasar mobil sport global sejak 1998 lalu, mobil bergaya dua pintu ini telah diproduksi secara kumulatif sebanyak 662.762 unit sebelum berakhir pada November 2023.
Meskipun telah memutuskan untuk suntik mati model ini, pabrikan berlogo ‘empat cincin’ tersebut tengah mempertimbangkan untuk melahirkan mobil terbaru mengambil inspirasi dari TT.
Hal ini diungkapkan oleh CEO Audi, Gernot Dollner yang mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan untuk melahirkan sebuah mobil sport terbaru dan mencari waktu yang tepat untuk meluncurkannya.
“Tentu saja, itu bagian DNA merek ini dan kami harus menemukan cara yang tepat dari segi waktu, untuk mengintegrasikannya ke dalam portofolio Audi,” kata Dollner dikutip dari Autocar, Jumat, 21 Maret.
BACA JUGA:
Pabrikan benar-benar serius dalam menggarap mobil tersebut. Sebab, Dollner menambahkan telah berbicara dengan kepala desain baru Audi, Massimo Frascella mengenai kemungkinan hadirnya TT versi terbaru.
Meskipun demikian, mobil sport tersebut tidak akan tiba dalam waktu dekat sebelum Audi memantapkan posisi lini kendaraan yang dijual saat ini.
Sama seperti brand VW Group lainnya, Audi mengalami penurunan permintaan kendaraan listrik yang lebih lambat dari perkiraan dan masalah pengembangan perangkat lunak VW.
Tidak hanya itu, Audi juga mempertimbangkan untuk melahirkan kembali model R8 berwujud supercar dengan sistem plug-in hybrid (PHEV) dengan wujud lebih ekstrem dari sebelumnya.
Audi R8 generasi ketiga akan mengambil inspirasi dari Lamborghini Temerario. Diharapkan mobil tersebut menggunakan sistem transmisi, elemen struktural utama, elektronik, dan sasis yang sama seperti penerus dari Huracan tersebut.