JAKARTA - Pabrikan otomotif China, Geely sukses kembali ke pasar tanah air dengan memperkenalkan kendaraan listrik pertamanya EX5 pada awal tahun ini.
Sejak meluncurkan SUV tersebut di tanah air pada Januari lalu, Geely Auto Indonesia mencatat 1.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk EX5. Capaian tersebut sudah termasuk hasil yang didapat pada gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 beberapa waktu lalu.
CEO Geely Auto Indonesia, Victor Gao mengungkapkan hasil tersebut sebagai bukti bahwa model EX5 diterima baik oleh pasar Indonesia dan pihaknya akan terus berkomitmen menghadirkan produk berkualitas di masa depan.
“Pencapaian ini menjadi bukti bahwa kendaraan listrik semakin diterima di pasar Indonesia, dan kami berkomitmen untuk terus menghadirkan produk berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan konsumen," kata Gao dalam keterangan yang diterima, Senin, 10 Maret.
Selain menghadirkan produk pertamanya, Geely juga memperkuat komitmennya dalam memperbanyak ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PLN dalam mendukung infrastruktur EV berskala nasional.
BACA JUGA:
Pabrikan juga berencana memulai produksi lokal EX5 pada kuartal ketiga di tahun ini yang berlangsung di Purwakarta, Jawa Barat melalui lini perakitan Handal Indonesia Motor (HIM).
Geely EX5 dibekali dengan motor listrik berpenggerak roda depan yang memiliki tenaga mencapai 160 kW dan torsi hingga 320 Nm. Dengan tenaga tersebut, mobil satu ini dapat berakselerasi dari 0 ke 100 km/jam dalam waktu 6,9 detik untuk varian Pro dan 7,1 detik untuk tipe Max.
Sementara itu, EX5 memiliki baterai berkapasitas 60,22 kWh yang dapat memberikan jarak tempuh hingga 495 km pada tipe Pro dan 490 km untuk varian Max.
Berbekal platform GEA Architecture yang dikembangkan oleh Geely, mobil tersebut dapat mengisi daya dari 30 ke 80 persen dalam 20 menit.
Merek tersebut menjual SUV kompak ini dengan harga mulai dari Rp475 juta untuk tipe Pro dan Rp515 juta pada tipe Max untuk pasar Indonesia.