JAKARTA - Hozon New Energy, perusahaan induk dari Neta Auto, mengumumkan rencana pendanaan lanjutan dengan target mempercepat pertumbuhan bisnisnya. Langkah ini juga memperkuat komitmen Neta Auto dalam menghadirkan kendaraan listrik inovatif di Indonesia.
Jenama asal China ini merencanakan skala pendanaan antara 4 miliar hingga 4,5 miliar yuan (setara dengan Rp10 triliun), dengan investor utama berinvestasi sekitar 3 miliar yuan. Pendanaan ini akan menjadi dorongan signifikan bagi pengembangan bisnis Neta Auto secara global.
CEO Neta Auto Fang Yunzhou, mengatakan sebagai bagian dari visi global perusahaan, Neta Auto akan mengimplementasikan langkah-langkah reformasi.
"Hal ini guna mencapai keseimbangan antara penjualan domestik dan internasional dalam 2-3 tahun ke depan, serta mencapai profitabilitas secara keseluruhan," katanya, dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis, 13 Februari.
BACA JUGA:
Dengan pendekatan ini, Net Auto semakin percaya diri dalam menghadirkan kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan di Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Managing Director Neta Auto Indonesia Chris Lan, mengatakan bahwa strategi global ini akan semakin memperkuat posisi Neta di tanah air. Ia optimis dengan masa depan Neta di Indonesia.
"Dengan pendanaan baru, visi, dan strategi global yang lebih kuat, kami akan terus menghadirkan kendaraan listrik yang inovatif dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Kami juga akan memperluas jaringan dealer serta meningkatkan layanan pelanggan agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari teknologi kendaraan listrik kami," pungkas Chris.