JAKARTA - PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) telah meluncurkan All-New Mazda CX-80 sekaligus menandai baru era baru bagi pabrikan di pasar SUV premium di pasar tanah air.
Tidak hanya itu, agen tunggal pemegang merek (ATPM) Mazda di Indonesia tersebut juga menghadirkan mobil tersebut dalam versi Plug-In Hybrid (PHEV) yang secara fleksibel dapat berjalan dengan mesin bensin maupun listrik seperti halnya EV murni.
Meskipun telah menghadirkan mobil PHEV pertamanya di Indonesia, perusahaan menegaskan hadirnya mobil ini bukan karena adanya ketetapan insentif dari pemerintah yang telah diumumkan pada akhir tahun lalu.
Chief Operating Officer PT EMI, Ricky Thio menegaskan bahwa hadirnya All-New CX-80 di Indonesia sudah direncanakan dari jauh-jauh hari.
“Kami tidak pernah bawa mobil gara-gara insentif, karena ini sudah kita rencanakan dari jauh-jauh hari,” kata Ricky saat ditemui media setelah peluncuran di Simprug, Jakarta, Rabu, 22 Januari.
BACA JUGA:
Ricky juga menambahkan bahwa Mazda memiliki rencana untuk menghadirkan lebih banyak produk elektrifikasi di Indonesia sehingga memberikan banyak pilihan bagi pelanggannya untuk memilih kendaraan sesuai dengan kebutuhannya.
“Kita memang akan menuju elektrifikasi dan saat ini kita sudah ada mild-hybrid, sekarang plug-in hybrid dan soon mungkin ada hybrid atau EV. Jadi secara internally, kita memang ada short dan long-term untuk elektrifikasi,” tambah Ricky.
Sebelumnya pada akhir tahun lalu, pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Arilangga Hartarto telah mengumumkan adanya insentif di beberapa sektor, termasuk untuk mobil Hybrid Electric Vehicle maupun Plug-In Hybrid.
Pemerintah menetapkan kebijakan terbaru mengenai PPnBM DTP untuk kendaraan bermotor hybrid dengan memberikan diskon sebesar 3 persen.