Napoli Permak Legia Warsawa, Insigne: Kami Punya Skuat Hebat dan Tak Pantas Tersingkir di Babak Pertama
Lorenzo Insigne (Twitter @en_sscnapoli)

Bagikan:

JAKARTA - Lorenzo Insigne kembali ke performa terbaiknya di Liga Europa dini hari tadi. Tendangan voli spektakulernya memecah kebuntuan dalam kemenangan 3-0 Partenopei atas Legia Warsawa.

Dia juga membantu Victor Osimhen sebelum gol penutup yang diciptakan Matteo Politano di menit akhir. Padahal pekan lalu, penyerang nasional Italia ini jadi bahan perbincangan usai gagal mengeksekusi penalti ke gawang Torino.

“Saya senang dengan gol ini, kami membutuhkan ini, tetapi secara keseluruhan ini adalah kinerja tim yang hebat dan kami praktis tidak membiarkan Legia menguasai permainan, tim yang mengalahkan Leicester City dan Spartak Moscow,” kata Insigne kepada Sky Sport Italia usai laga.

“Ini adalah tiga poin penting untuk mengejar kualifikasi ke babak selanjutnya. Kami mencoba untuk menghormati semua kompetisi yang kami ikuti, karena kami memiliki skuat hebat dan tentu saja tidak pantas tersingkir di babak pertama.

“Pelatih dapat mengandalkan semua pemain, jadi sudah sepantasnya kami mencoba melangkah sejauh mungkin di Eropa.”

Pertanyaannya sekarang adalah tentang kontrak Insigne, karena ia akan menjadi agen bebas dalam hitungan bulan. Ya, kabar tentang masa depannya berubah setiap hari.

“Kita tahu dinamikanya. Seperti yang selalu saya katakan, saya mencoba untuk setenang dan sefokus mungkin, hanya berkonsentrasi pada apa yang terjadi di lapangan. Mengenai kontrak, semua orang tahu agen saya sedang berbicara dengan klub, bahwa mereka ingin meninggalkan saya sehingga saya bisa tetap tenang dan fokus pada sepak bola.”

Insigne juga berbicara kepada DAZN tentang situasi kontraknya yang akan berakhir pada Juni 2022, merujuk kembali pada kegagalan penalti akhir pekan lalu melawan Torino di Serie A.

“Ini adalah tahun yang penting bagi Napoli dan saya tidak ingin diri saya sendiri, para penggemar atau rekan tim saya terganggu oleh rumor tentang saya. Jika rekan tim saya melihat kapten mereka tenang dan fokus, maka mereka juga akan demikian.

“Saya putus asa setelah penalti gagal dan sebagai kapten itu adalah sinyal buruk bagi rekan satu tim saya. Itu tidak boleh terjadi lagi, saya kapten dan saya harus memberikan kekuatan kepada tim saya.”

Dengan hasil ini, Napoli berada di posisi dua klasemen dengan poin 4 (sama dengan leicester), di bawah Legia yang mengantungi poin 6.