Bagikan:

JAKARTA - Pengusaha Enrique Riquelme telah memberitahu komisi pemilihan Real Madrid bahwa ia berniat untuk mencalonkan diri sebagai Presiden Los Blancos.

Presiden petahana, Florentino Perez, mengumumkan akan diadakan pemilihan lagi pekan lalu, dengan mengatakan ia berencana untuk mencalonkan diri kembali karena klub menghadapi musim kedua berturut-turut tanpa memenangi trofi utama.

Perez, 79 tahun, memimpin Real Madrid dari 2000 hingga 2006--ketika ia mengundurkan diri--sebelum kembali pada 2009 hingga saat ini dan tidak menghadapi oposisi dalam lima siklus pemilihan terakhir klub.

Dalam surat yang dikirim ke komisi pada Kamis, 21 Mei 2026, waktu setempat, Riquelme mengatakan ia berharap untuk menghadirkan proyek untuk Real Madrid pada masa depan.

Riquelme kini memiliki waktu 48 jam hingga Sabtu, 23 Mei 2026, waktu lokal, untuk secara resmi mengajukan pencalonannya dan dewan yang diusulkannya, sesuai dengan statuta klub. Komisi pemilihan kemudian memiliki waktu satu hari untuk meninjau, dan menerima atau menolak, pencalonan tersebut.

Riquelme mengatakan dalam beberapa hari terakhir bahwa ia sedang mempersiapkan pencalonannya, setelah menyerukan kampanye pemilihan yang lebih panjang untuk memungkinkan transparansi dan partisipasi yang lebih besar dari para penggemar.

Jika lebih dari satu kandidat diterima, komisi kemudian akan menetapkan tanggal pemilihan di mana anggota klub dapat memberikan suara.

Aturan pemilihan klub diperketat dalam pemungutan suara anggota pada 2012. Aturan tersebut menyatakan bahwa kandidat presiden harus memiliki kewarganegaraan Spanyol, telah menjadi anggota klub setidaknya selama 20 tahun, dan mampu menjamin 15 persen dari anggaran tahunan klub.

Dengan satu putaran pertandingan tersisa di musim LaLiga, Real Madrid tertinggal 11 poin dari juara bertahan Barcelona. Mereka tersingkir di perempat final Liga Champions oleh Bayern Munchen, dan tersingkir dari Copa del Rey oleh Albacete yang bermain di divisi kedua (Segunda Division).

Pada Januari 2026, Xabi Alonso dipecat dari kursi Manajer Real Madrid dan digantikan oleh pelatih tim cadangan Alvaro Arbeloa, yang belum mampu membalikkan keadaan tim.

Pada Senin, 18 Mei 2026, ESPN melaporkan bahwa Jose Mourinho telah menyetujui kontrak dua tahun untuk kembali sebagai Mananjer Real Madrid.

Terakhir kali Real Madrid tidak memenangi trofi besar selama dua musim berturut-turut ialah pada 2006.