Bagikan:

JAKARTA - Manajer Paris Saint-Germain, Luis Enrique, mengatakan Arsenal sepenuhnya layak mendapatkan gelar Liga Inggris.

Pernyataan Enrique bukan tanpa alasan. Dia menyebut skuadnya bakal menghadapi tim tanpa bola terbaik di dunia ketika bertemu di final Liga Champions, Sabtu, 30 Mei 2026, malam WIB.

Klub London itu akhirnya mengakhiri penantian 22 tahun mereka untuk meraih gelar liga ketika rival mereka, Manchester City, ditahan imbang 1-1 di kandang Bournemouth pada Rabu, 20 Mei 2026, dini hari WIB.

Ada banyak perayaan dari skuad Mikel Arteta. Declan Rice, Bukayo Saka, Eberechi Eze, dan Jurrien Timber terlihat di Stadion Emirates pada dini hari setelah ribuan pendukung Arsenal memadati jalan-jalan di sekitarnya untuk berpesta sepanjang malam.

Arsenal kini akan berkumpul kembali untuk pertandingan terakhir Liga Inggris pada Minggu, 24 Mei 2026, melawan Crystal Palace. Setelah itu, mereka akan menerima trofi, sebelum fokus beralih ke final Liga Champions di Budapest pada 30 Mei 2026.

Luis Enrique sangat menyadari ancaman yang akan dibawa Arsenal, tetapi tetap yakin bahwa skuadnya dapat menandingi mereka saat PSG berupaya mempertahankan gelar Liga Champions.

"Saya pikir mereka pantas memenangi liga. Mereka telah menjalani musim yang brilian. Kami sudah pernah bermain melawan Arsenal ini (di semifinal musim lalu), jadi kami tahu kemampuan mereka."

"Tanpa bola, mereka adalah tim terbaik di dunia, dan dengan bola mereka dapat mencetak banyak gol. Itu adalah kombinasi yang luar biasa bagi mereka."

"Masuk akal bahwa kami menghadapi mereka di final. Kita dapat menantikan final yang benar-benar hebat," kata Luis Enrique dalam konferensi pers.

Setelah tiga musim finis sebagai runner-up di Liga Inggris, Luis Enrique merasa Arteta adalah aktor dibalik gelar liga Arsenal.

"Jika Anda melihat statistik Arsenal, Anda dapat melihat bahwa Mikel Arteta adalah seorang pemimpin sebagai manajer, yang telah menanamkan mentalitas juara dalam tim."

"Mereka telah berkembang selama beberapa musim terakhir. Mereka menyukai penguasaan bola, tetapi mereka adalah tim terbaik di Eropa tanpa penguasaan bola."

"Mereka memenangi Liga Inggris dan mereka berada di final Liga Champions tahun ini setelah mencapai semifinal musim lalu. Mereka pantas berada di sana dan Arteta menanamkan semangat kompetitif pada para pemainnya," ujar Luis Enrique.

PSG mengalahkan Bayern Munchen di semifinal melalui agregat 6-5 setelah pertandingan leg pertama yang penuh drama dengan sembilan gol.

Luis Enrique ingin para pemainnya berkonsentrasi untuk memberikan performa yang dibutuhkan melawan Arsenal sekali lagi.

"Hal terpenting bagi kami ialah lebih fokus kepada diri sendiri dan kurang fokus pada lawan. Itulah yang akan terus kami lakukan."

"Kita berbicara tentang kompetisi klub terbaik di Eropa, jadi ya, ada unsur adaptasi karena standarnya sangat tinggi. Bayern Munchen, misalnya, adalah tim yang sangat suka menguasai bola, jadi kami harus beradaptasi."

"Namun, saya pikir kami juga berhasil meningkatkan permainan kami dan kami bangga bisa kembali ke final," katanya.

Sementara itu, PSG terus memantau penyerang Ousmane Dembele, yang mengalami masalah betis, sementara Achraf Hakimi berupaya untuk kembali berlatih setelah cedera paha.