Bagikan:

JAKARTA - Mohamed Salah terancam absen hingga empat pekan setelah mengalami cedera hamstring saat Liverpool menghadapi Crystal Palace pekan lalu. Kondisi ini membuka kemungkinan musimnya berakhir lebih cepat dari jadwal.

Dilaporkan FourFourTwo, Kamis, 30 April, Salah mengalami cedera menjelang menit ke-60. Ia terlihat menghentikan lari dan memegangi paha belakangnya. Momen itu terjadi di tengah fase krusial, saat pemain asal Mesir tersebut tengah menjalani musim terakhirnya bersama Liverpool.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya masalah pada hamstring. Federasi Sepak Bola Mesir menyebut presidennya, Hany Abo Rida, telah menghubungi Salah untuk memberikan dukungan setelah menerima laporan medis terbaru.

Estimasi pemulihan berada di kisaran empat pekan. Dalam situasi kompetisi yang tinggal menyisakan sedikit pertandingan, waktu tersebut cukup untuk membuat Salah melewatkan sisa musim.

Direktur tim nasional Mesir, Ibrahim Hassan, bahkan menyebut cedera ini berpotensi membuat Salah tidak lagi tampil untuk Liverpool. Jika masa pemulihan melampaui laga terakhir, pertandingan melawan Palace bisa menjadi penampilan terakhirnya.

Namun, Liverpool belum sepenuhnya kehilangan harapan.

Kapten tim Virgil van Dijk menilai Salah masih berpeluang pulih lebih cepat.

“Mo biasanya cepat pulih dengan dukungan tim yang tepat. Kita lihat saja,” ujarnya, seperti dikutip The Independent.

Pihak klub juga menyampaikan hal serupa. Salah masih diproyeksikan bisa kembali sebelum musim berakhir, meski waktunya sangat terbatas.

Liverpool dijadwalkan menghadapi Manchester United di Old Trafford akhir pekan ini. Namun, peluang Salah tampil dalam laga tersebut masih belum pasti.

Cedera ini bukan semata soal absen. Dengan keputusan hengkang pada akhir musim, waktu yang tersisa kini menjadi penentu apakah Salah masih sempat menutup kariernya di Liverpool di atas lapangan—atau justru harus berhenti tanpa perpisahan yang utuh.