JAKARTA – Empat tiket babak grand final dari kompetisi Proliga 2026 sudah diamankan semuanya setelah tim putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) dan tim putra Jakarta Bhayangkara Presisi ikut memastikan diri lolos.
Megawati Hangestri Pertiwi dan kolega dari JPE mengunci tiket setelah mencatat kemenangan telak 3-0 (25-16, 25-14, 25-16) pada laga pertama putaran terakhir final four yang berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat, 17 Jumat 2026, malam WIB.
Bullent Karsioglu sebagai juru taktik JPE mengatakan bahwa cuaca panas di lapangan membuat permainan anak asuhnya menjadi jauh lebih lamban.
"Cuacanya panas hingga 30 derajat. Mudah-mudahan di grand final nanti cuacanya lebih baik sehingga kami bisa menyusun strategi berbeda dengan di Semarang," katanya dalam keterangan yang diterima.
Performa impresif anak asuh Bullent Karsioglu menunjukkan kesiapan mental mereka dalam menghadapi tekanan di seri terakhir final four. Kemenangan ini membawa JPE menyusul Phonska Plus yang sudah lebih dulu menunggu di partai puncak.
Hasil terbaru juga membuktikan bahwa JPE memiliki kedalaman skuad yang mumpuni, terutama keberhasilan mereka meredam duet maut Yonkaira Pena dan Malwina Smarzek untuk mengatasi Popsivo.
BACA JUGA:
Pelatih Popsivo Polwan Darko Dobreskov mengaku penampilan anak asuhnya dalam pertandingan menghadapi Jakarta Pertamina Enduro sangat jauh dari yang ia harapkan.
"Ini penampilan yang tidak seperti biasanya. Para pemain tampil sangat buruk. Mungkin kami perlu memberi tekanan kepada pemain dengan kondisi seperti hari ini," katanya.
JPE sebenarnya hanya membutuhkan satu poin sebelum pertandingan menghadapi Popsivo untuk mengunci tiket grand final. Namun, kemenangan telak membuat mereka berhasil mengamankan tiga poin tambahan.
Secara keseluruhan Megawati dan kawan-kawan saat ini mengoleksi 12 poin atau sama dengan Phonska dan duduk di tempat kedua klasemen sementara. Kedua tim itu akan bersua di laga terakhir putaran Semarang untuk merebut status status juara final four.
Sebelum kemenangan JPE, tim juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi sudah terlebih dahulu mengamankan tiket terakhir di kategori tim putra untuk menyusul Jakarta LavAni Livin Transmedia. Mereka lolos usai menekuk Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-20, 27-25, dan 25-19).