JAKARTA - Teka-teki masa depan bek Harry Maguire di Manchester United berakhir sudah. Maguire memutuskan menolak tawaran dari legenda Man Utd Sir David Beckham untuk pindah ke Amerika Serikat. Dirinya memilih menerima tawaran kontrak baru dari klub yang memperpanjangnya hingga satu tahun ke depan.
Tak hanya mendapat kontrak baru, Man Utd juga memberi opsi tambahan satu tahun. Maguire resmi menandatangani kontrak tersebut menjelang dirinya berstatus bebas transfer pada bursa musim panas karena kontraknya segera berakhir setelah kompetisi usai.
Hanya bek berusia 33 ini memang tidak segera diperbarui kontraknya sehingga memunculkan rumor bila Maguire yang kembali ke tim nasional Inggris setelah absen selama 18 bulan ini bakal meninggalkan Old Trafford. Apalagi, dirinya sudah diincar klub Serie A Italia, Napoli.
Selain Napoli, Maguire menjadi target Inter Miami. Klub MLS yang salah satu pemiliknya tak lain Beckham ini sudah menyodorkan kontrak yang menggiurkan dengan pertimbangan Maguire bakal meninggalkan sepak bola karena sudah sulit bermain di level tertinggi.
Beckham yang pernah menjadi pilar lini tengah Red Devils dari 1992 hingga 2003 ini memang ingin membawa Maguire bermain di AS dan mengiming-iminginya dengan gaji tinggi. Namun eks bek Leicester City ini menolak tawaran Beckham dan memilih bertahan di Man Utd untuk bermain di Premier League Inggris.
“Semua tahu bagaimana determinasi dari setiap jajaran di klub yang berjuang keras meraih trofi besar. Dan, saya yakin kami bakal meraih momen terbaik bersama,” ujar Maguire kepada The Sun.
“Anda bisa merasakan bagaimana ambisi dan potensi dari skuat yang luar biasa ini,” ucapnya lagi.
Maguire bergabung dengan Man Utd pada 2019. Saat itu, dirinya dibeli dari Leicester dengan harga 85 juta pound yang memecahkan rekor transfer dunia untuk pemain belakang. Hanya saja Maguire mengalami pasang-surut di Man Utd.
Sempat menjadi kapten menggantikan Antonio Valencia yang hengkang dari Man Utd setelah masa kontraknya berakhir, namun dirinya beberapa kali melakukan blunder. Bahkan ban kapten Maguire akhirnya dicopot Erik ten Hag, manajer saat itu, dan diserahkan kepada Bruno Fernandes.
Dirinya juga termasuk salah satu pemain yang bakal dilepas Ten Hag. West Ham United pun sudah sepakat merekrutnya dengan harga 30 juta pound pada Agustus 2023. Namun transfer itu batal karena West Ham tak mampu memenuhi gaji Maguire yang mencapai 200 ribu pound atau sekira 4,5 miliar rupiah setiap pekan.
Meski memasuki periode suram bersama Man Utd dan sempat tersingkir di skuat, namun Maguire tetap bertahan dan menunjukkan loyalitas. Dirinya kembali membuktikan sebagai bek tengah yang bisa diandalkan saat harus memperebutkan tempat dengan Lisandro Martinez dan Matthijs de Ligt.
BACA JUGA:
Apalagi saat Michael Carrick menjadi manajer interim menggantikan Ruben Amorim. Dirinya malah mendapat kepercayaan penuh dari Carrick dan selalu menjadi starter selama 10 laga terakhir.
Performa gemilang bersama Carrick menjadikan Maguire kembali ke timnas. Dirinya mendapat panggilan dari manajer Thomas Tuchel saat The Three Lions beruji coba melawan Uruguay dan Jepang.
Sukses itu menjadikan Man Utd segera memperbarui kontrak pemain yang memiliki 65 cap ini. “Bermain untuk Manchester United adalah sebuah kehormatan besar. Ini sebuah tanggung jawab yang membuat saya dan keluarga saya bangga,” kata Maguire.
“Saya senang bisa melanjutkan perjalanan bersama klub yang sangat luar biasa ini selama delapan musim terakhir. Saya sungguh bangga bisa bermain di di hadapan suporter yang bersama menghadirkan momen-momen terbaik,” ujarnya.
Meski berkarier cukup lama di Man Utd, namun Maguire memang kurang berprestasi karena baru bisa memenangi Piala FA dan Piala Liga Inggris. Dirinya dua kali gagal mengantarkan Man Utd meraih trofi Liga Europa setelah kalah di laga final.