JAKARTA - Liga Champions menjadi satu-satunya kesempatan Liverpool untuk meraih trofi musim ini, setelah kans meraih piala domestik kandas plus mengejar gelar Liga Inggris terbilang mustahil.
Manajer Liverpool, Arne Slot, mengatakan bahwa sejarah klub di Liga Champions--Liverpool telah enam kali menjadi juara--memberikan bukti bahwa mereka dapat menyelamatkan sesuatu dari musim ini.
"Memang benar bahwa performa dan hasil tidak konsisten sepanjang musim. Namun, jawabannya terletak pada sejarah Liverpool."
"Klub ini selalu menunjukkan di saat-saat sulit bahwa mereka bangkit kembali. Kami telah bangkit beberapa kali musim ini, tetapi kemudian jatuh lagi."
BACA JUGA:
"Klub ini telah menunjukkan banyak hal bahwa kami mampu melakukan hal-hal istimewa dalam keadaan sulit. Jadi, jawabannya ada dalam sejarah Liverpool, tetapi itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan."
"Kami telah menunjukkan berkali-kali musim ini bahwa kami memiliki fase-fase dalam permainan, tetapi kelompok ini telah berkali-kali menunjukkan kemampuan untuk bangkit dari kemunduran dan klub ini telah melakukannya berkali-kali."
"Terlepas dari kualitas tim saya, kami telah berkali-kali menunjukkan musim ini bahwa kami mampu bersaing dengan tim-tim terbaik di Eropa, kecuali dua pertandingan di Etihad (markas Manchester City)," kata Arne Slot jelang lawatan ke markas Paris Saint-Germain (PSG).
Liverpool akan bertandang ke Paris pada leg pertama pertempat final Liga Champions pada Kamis, 9 April 2026, dini hari WIB.
The Reds tak mau menyia-nyiakan kesempatan itu. Mereka tak mau larut dalam kekalahan melawan Manchester City 0-4 di perempat final Piala FA.
Bangkit adalah jalan satu-satunya. Arne Slot pun mulai didukung kedalaman skuad yang mana beberapa pemain cedera sudah kembali.
Alexander Isak misalnya, striker senilai 125 juta pound itu kini sudah fit untuk duduk di bangku cadangan setelah absen selama empat bulan karena patah kaki.
Selain hasil positif, tak ada lagi yang bisa menyelamatkan Arne Slot setelah kegagalan untuk membangun kesuksesan gelar Liga Inggris musim lalu.